Gubernur Lampung Siapkan Lahan Rumah Ibadah Umat Hindu


(Foto: lampost.co, Puncak perayaan Galungan dan Kuningan se-Provinsi Lampung, Gubernur Lampung berjanji menyiapkan lahan untuk rumah ibadah imat Hindu)

Bandar Lampung - Gubernur Lampung M Ridho Ficardo menyiapkan lahan untuk rumah ibadah umat Hindu. Hal itu disampaikannya saat memberi sambutan pada puncak perayaan Galungan dan Kuningan se-Provinsi Lampung di Pura Kayangan Jagad Kherti Bhuana, Way Lunik, Panjang, Bandar Lampung, Sabtu (20/2/2016).

Ridho menilai Provinsi Lampung salah satu provinsi yang memiliki umat Hindu yang cukup banyak dan berkontribusi pada pembangunan di Lampung. Melihat banyaknya umat Hindu dengan pusat tempat ibadah yang terbilang sempit, Ridho berjanji akan memberikan sekitar 3 hektare tanah di Kota Baru untuk keperluan umat Hindu.

"Umat Hindu salah satu yang terbanyak selain di Bali adalah di Lampung. Saya melihat tempat ibadah untuk umat sebanyak ini tergolong sempit hingga parkir harus di bahu jalan lintas seperti ini. Ada tanah di Kota Baru yang bisa dimanfaatkan,” kata Ridho.

Gubernur menjamin tidak ada diskriminasi umat, apalagi umat Hindu yang ada di Provinsi Lampung diyakininya hampir 99% ber-KTP Lampung, untuk itu jangan pernah merasa menjadi tamu di tanah sendiri.

“Kerukunan beragama adalah bagian dari dasar pembangunan di suatu daerah, tanpa adanya kerukunan rasanya pembangunan tidak akan berjalan secara maksimal," ujarnya.

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Lampung I Nengah Maharta mengatakan selama Pura Kerti Bhuana berdiri, Ridho Ficardo adalah gubernur kedua yang mengunjungi pura tersebut dan menyempatkan diri mengikuti perayaan Kuningan yang biasa dipusatkan di Pura Kerti Bhuana. Untuk itu, ia mengapresiasi sosok Ridho yang mengayomi semua umat di Lampung.

“Yang pertama adalah pada masa Gubernur Yasir Hadibroto yang menjabat gubernur Lampung periode 1978—1988 meresmikan pendirian pura. Sekian puluh tahun kemudian barulah Gubernur Ridho Ficardo yang menyempatkan hadir di tengah-tengah rangkaian perayaan umat Hindu yang ada di Lampung,” kata tokoh Hindu Lampung.

Sumber: lampost.co