Bimas Hindu Provinsi Papua Gelar Pembinaan dan Peningkatan Kualitas Bagi Guru Pasraman

Jayapura - Bimas Hindu Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua, tidak henti-hentinya setiap tahun memberikan pembinaan dan peningkatan kualitas bagi Guru Pasraman. Kegiatan Workshop Pembinaan dan Peningkatan Kualitas Guru Pasraman digelar di Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Papua Kotaraja, Distrik Abepura, Kota Jayapura dengan jumlah peserta 25 orang yang berasal dari Kabupaten/Kota se Papua. Kegiatan ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai Kamis, 3 s.d 5 September 2015.

Acara pembukaan pembinaan dan peningkatan kualitas guru pasraman dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua, Jannus Pangaribuan,SH.MM. dengan didampingi Pembimas Hindu Kanwil Kementerian Agama Provinsi papua, I. Gusti Made Sunartha, S.Ag.MM. serta Ketua Persatuan Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Papua I Komang Alit Wardana,Se.,MM.

Selaku Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua, Jannus Pangaribuan memberikan apresiasi dan berharap “Kegiatan yang sifatnya pembinaan, peningkatan kualitas menjadi tanggungjawab dalam dunia pendidikan” hal ini disampikan disaat mengawali arahan di hadapan para peserta dan tamu undangan pada acara pembukaan pembinaan dan peningkatan kualitas guru pasraman Provinsi Papua.

Dalam dunia pendidikan ada proses belajar mengajar, ingin meningkatkan kualitas, meningkatkan kopetensi, meningkatkan kemampuan, dari kegiatan whorkshop ini merupakan bagian dari itu. “Kalau kita berbicara masalah dunia pendidikan sekarang dengan jaman dulu tentu sudah tidak konek lagi” Untuk dunia pendidikan jaman sekarang kalau orang ingin berkembang dan memiliki wawasan tinggi tentu sangat mudah dibandingkan dengan jaman dulu. Hal ini dicontohkan Jannus Pangaribuan dihadapan para peserta dan tamu undangan, “Saya saat kuliah di UNCEN dulu kendaraan/transportasi sangat sulit sekali tidak segamapang sekarang, juga alat komunikasi tidak secanggih sekarang” hal ini merupakan keberhasilan dari dunia pendidikan ungkapnya.

Dunia pendidikan tidak akan pernah berhenti dan akan terus berjalan “ Kalau dulu guru dapat disebut kampus berjalan atau perpustakaan hidup yaitu tempatnya orang bertanya” Untuk itu para guru pasraman diharapkan dapat menjadi fasilitas dan memediasi orang untuk terus belajar.

Mantan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jayapura sangat berharap banyak kepada para Guru-guru Pasraman kiranya, “Guru dapat mentraspormasikan minimal menjadi fasilitator transpormasi ilmu pengetahuan dan teknologi pada anak didiknya“ Hal ini agar guru terus dan terus belajar untuk menjadi sebuah kebutuhan dalam dunia pendidikan. Tegasnya.

Sumber: http://papua.kemenag.go.id