Angayubhagia 57 Tahun Parisada Hindu Dharma Indonesia

 


(Foto: phdi.or.id, Dharma Adhyaksa Ida Pedanda Gede Ketut Sebali Tianyar Arimbawa memotong tumpeng dalam acara ulang tahun PHDI ke-57, Selasa 23 Februari 2016)

Jakarta - Pada Selasa 23 Februari 2016, Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) tepat berusia 57 Tahun. Acara Hari Ulang Tahun Majelis Tertinggi agama Hindu itu diselenggarakan di Kantor Sekretariat Bersama, Jl. Anggrek Neli Murni, Blok A, No. 3 Slipi Kemanggisan, Jakarta Barat. Acara dimulai pukul 10.30 WIB yang dihadiri oleh seluruh jajaran Pengurus Harian PHDI Pusat dan para sesepuh serta para ketua umum pimpinan organisasi Hindu.

Ketua Umum Pengurus Harian Parisada Pusat Mayjen TNI (Purn) Sang Nyoman Suwisma dalam sambutannya mengucapkan rasa syukur karena Parisada sebagai Majelis umat Hudah sudah berusia 57 tahun. Dia mengaku dirinya selalu diingatkan oleh Ketua GDHI Nyoman Marpa bahwa kita bersyukur umat Hindu dengan usia ini tidak di design oleh umat lain. "Saya selalu diingatkan oleh Nyoman Marpa (Ketua GDHDI, red) untung saja kita tidak didesign oleh orang lain," ujarnya.

Suwisma menambahkan, dengan adanya grand design umat Hindu dan generasi muda kedepannya diharapkan akan lebih harmonis dan lebih baik lagi. "Sekarang kita coba mendesign 50 tahun Hindu kedepan. Semoga dengan design ini kedepannya Hindu lebih baik," ungkapnya.

Suwisma berharap agar umat Hindu selalu solid, rukun dan harmonis. Selain itu juga, dirinya selalu mengingatkan kepada umat harus memiliki kualitas yang tinggi agar mampu bersaing. Suwisma meminta kepada seluruh umat dan organisasi Hindu agar mendorong dan mendukung bila ada umat Hindu yang maju di dalam suatu bidang baik pemerintahan maupun swasta.

Dharma Adhaksa Ida Pedanda Gede Ketut Sebali Tianyar Arimbawa dalam sambutannya juga menghimbau agar umat Hindu selalu rukun. Karena, kata Ida Pedanda, kerukunan merupakan yang paling utama. "Kerukunan yang utama. Kita mau bahagia harus rukun, kita mau makmur juga harus rukun," ujarnya.

Ida Pedanda mengatakan, umat harus yakin seyakin-yakinnya bahwa grand design 50 tahun Hindu kedepannya akan menjadikan generasi muda Hindu bisa lebih cerdas. Dia menambahkan, meskipun jumlah umat kita sedikit tapi kalau kualitas SDM kita bagus maka kita akan menjadi umat yang hebat. "Dengan adanya grand design 50 ke depan akan menjamin kita. Kita yakin seyakin-yakinnya generasi muda Hindu akan hebat, walaupun kita sedikit kita akan menjadi kaya karena pengetahuan yang kita miliki," ungkapnya.

Acara ulang tahun PHDI ke-57 berakhir pukul 12.30 dengan dilakukan pemotongan tumpeng oleh Dharma Adhaksa. Selanjutnya ramah tamah antar pengurus serta para pimpinan organisasi Hindu dengan makan bersama dan foto bersama.

Hadir dalam acara tersebut Dharma Adhaksa Ida Pedanda Gede Ketut Sebali Tianyar Arimbawa, Ketua Sabha Walaka Putu Wirata Dwikora, Ketua Umum Pengurus Harian Mayjen TNI (Purn) Sang Nyoman Suwisma, Mantan Ketua Umum Pegurus Harian Parisada masa bhakti 2001-2006 I Nyoman Suwandha, Mantan Ketua Umum Pegurus Harian Parisada masa bhakti 2006-2011 Made Gede Erata, Sekeretaris Umum Ketut Parwata, Ketua Bidang Politik, Hukum dan HAM Yanto Jaya, Ketua Bidang Lingkungan Hidup Dharmasilan, Ketua Bidang Organisasi dan Kelembagaan Dewa Putu Sukardi, Sekretaris Nengah Dharmawan, Ketua WHDI Rataya B. Kentjanawathy Suwisma, Ketua KMHDI Putu Surya Adnyana, Ketua Grand Design Hindu Dharma Indonesia (GDHDI) Nyoman Marpa, dan perwakilan dari Dirjen Bimas Hindu.

Source: admin