UNHI Gelar Jalan Santai dan Donor Darah

Denpasar - Dalam rangka DIes Natalis ke-53, WIsuda Sarjana dan Utsawa Bali Sani, Universitas Hindu Indonesia (Unhi) menggelar berbagai rangkaian acara. Sabtu (1/10) Unhi membuak rangkaian Dies Natalis dengan menggelar jalan santai yang melibatkan seluruh civitas akademika Unhi. Para peserta jalan santai dilepas Rektor Unhi Dr. Ida Bagus Dharmika, M.A dikampus Unhi Denpasar dan peserta melintas jalan Terengguli - Jalan Padma - Jalan Seroja - Gatsu Timur dan kembali ke kampus Unhi. Selain jalan santai, berbagai jenis kegiatan dan perlombaan juga dilakukan. Diataranya tarik tambang, lari karung, tenis meja, tenis lapangan, futsal Rektor Cup dan aksi sosial berupa donor darah.

Rektor Unhi mengatakan, kegiatan Dies Natalis ke-53 ini bertujuan menumbuhkan solidaritas, rasa bhakti dan hormat seluruh civitas akademika Unhi kepada institusi yang pola ilmiah pokoknya adalah agama dan kebudayaan. Sebab, selama setahun ini Unhi yang memiliki 6 fakultas yang terdiri dari 16 Program Studi (Prodi) dan 1 Program Pascasarjana yang sudah terakreditasi, disibukkan dengan kegiatannya masing-masing dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi maupun kegiatan ekstrakurikuler lainnya.

"Dari semua civitas akademika Unhi yang mengikuti kegiatan ini, saya berharap munculnya rasa solidaritas antar sesama. Sehingga Unhi yang pola ilmiahnya adalah agama dan budaya tetap dijunjung tinggi dan dihormati dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi," tandas Dharmika, Sabtu (1/10).

Dharmika juga berharap, dengan dilaksanakannya berbagai jenis kegiatan dalam rangkaian Dies Natalis ini, masyarakat bisa melihat dan merasakan perkembangan Unhi sehingga masyarakat umum bisa lebih mencintai Unhi. Sebab, dari segi kualitas dan kuantitas serta akademik, Unhi telah melaksanakan standar-standar nasional seperti SPMI (Sistem Penjami Mutu Internal), SPME (Sistem Penjamin Mutu Eksternal) dan PD Dikti. Dies Natalis ke-53 juga terbila spesial. Sebab, Unhi akan mengutus perwakilan mengikuti TKI (Temu Karya Ilmiah) di Lampung dan pada 15 Oktober mendatang ada Piodalan di Pura Unhi (Purnamaning Kapat).

Dalam Pengembangan Institusi, lanjutnya, Unhi telah mengikuti standar Dikti menurut undang-undang No. 12 Tahun 2012, yaitu pengembangan SPMI, SPME, dan PD Dikti. Dari sisi pengembangan SPMI yang standarnya 24 poin, Unhi mengembangkan menjadi 29 poin. Dari segi pengembangan SPME, tahun 2017 Unhi menargetkan semua prodi tidak lagi terakreditasi C, tetapi A dan B. Sementara untuk PD Dikti, Unhi telah memiliki 7 operator di semua faultasnya. Bahkan 5-7 Oktober mendatang operator masing-masing fakultas akan dikirim untuk mengikuti pelatihan dan penataran dalam pengembangan PD Dikti. PD Dikti di Unhi telah mencapai 100 persen.

"Jadi semua standar-standar akademik di kampus Unhi sudah semakin kami perbaiki. Sebab, dari sanalah kami mengharapkan mahasiswa yang akan kita rekrutmen sudah bisa melihat di web kami. Sehingga, mereka tidak ragu lagi masuk ke Unhi karena semua sudah terjamin," pungkasnya.

Source: Koran Bai Post, 2 Oktober 2016