Pura Taman Beji Tukadaya Tanpa Penerangan

Negara - Belum tersedianya lampu penerangan jalan (LPJ) dan toilet di Pura Taman Beji, Banjar Berawantangi, Desa Adat Tukadaya, Melaya dikeluhkan para pangempon setempat. Selama empat tahun dibangun, para pemadek yang datang saat piodalan kesulitan karena kondisi jalan yang gelap. Hal tersebut diakui Bendesa Tukadaya I Gusti Komang Artawan, Minggu (6/9) kemarin, kepala wartawan.

Bendesa mengatakan setiap piodalan, pemadek yang datang dari berbagai daerah termasuk daru luar Jembrana. Saat malam hari, akses menuju pura tersebut sulit lantaran tidak adanya LPJ. Apalagi piodalan akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Mereka khawatir pamedek yang tangkil kesulitan juga untuk sarana MCK.

Menurutnya, pura ini sudah berdiri empat tahun lalu dan di-empon oleh tiga desa pakraman yakni Desa Pakraman Berawan Tangi, Desa Pakraman Tukadaya, dan Desa Pakraman Taman Sari.

Diakuinya, pembangunan pura belum selesai 100 persen. Pura baru sebatas dibangun untuk tembok panyengker dan palinggih. Menurutnya, usulan ini sudah sering disampaikan ke desa dinas. Namun, belum terealisasi.

Kapala Desa Tukadaya, I Made Budi Utama mengakui, pihaknya juga sering menerima keluhan dari pengempon terkait LPJ tersebut. Namun, desa belum bisa memenuhi lantaran masih banyaknya program pembangunan di tiga Desa Pakraman Tukadaya itu, Desa masih menunggu Dana Desa yang masih cair secara bertahap. Namun pada bula Oktober pihaknya akan mengadakan rapat program kerja dan mengajukan usulan untuk Pura Taman Beji. Namun, desa belum dapat menjamin akan segera terlaksana.

Sumber: Koran Bali Post, Senin Wagi, 7 September 2015