PHDI Provinsi Riau Gelar Lokasabha III


(Foto: foto bersama peserta Lokasabha III PHDI Provinsi Riau dengan Kepala Biro Kesra Rudi Hartono)

Riau - Menjelang berakhirnya masa bhakti kepengurusan Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Riau 2013 – 2018 yang bertepatan jatuhnya pada bulan November 2018, PHDI Provinsi Riau menyelenggarakan Lokasabha III atau Musyawarah Daerah (Musda), di Hotel Grand Tjokro- Pekanbaru, Sabtu 27 Oktober 2018.

Turut hadir pada dalam Lokasabha III PHDI Provinsi Riau yaitu Sekretaris Umum Pengurus Harian PHDI Pusat Ir. I Ketut Parwata, Ketua Bidang Organisasi Pengurus Harian PHDI Pusat, I Wayan Suyasa, Gubernur Riau diwakili Kepala Biro Kesra Rudi Hartono, Kesbang Pol Provinsi Riau diwakili Drs. H. Apriunan, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau yang diwakili Pembimbing Masyarakat Hindu Nengah Sujati S.Ag, Pengurus PHDI Kabupaten/Kota, MUI, PGI, KWI, WALUBI, Yayasan Saraswati Provinsi Riau.

Acara yang diawali dengan tarian persembahan anak-anak Pasraman Pura Agung Jagatnatha. Lokasabha III PHDI Provinsi Riau dilaksanakan selama dua hari yaitu tanggal 27-28 Oktober 2018. Pembukaan Lokasabha III ditandai dengan pemukulan gong oleh Kepala Biro Kesra Rudi Hartono.

Dalam sambutannya Rudi Hartono menyampaikan jadilah penganut agama yang cerdas yang akan membawa marwah umat Hindu lebih baik lagi karna sejarah membuktikan bahwa riau dengan salah satu kabupatennya yaitu Siak terbentuk dengan tradisi Hindu.

Sementara itu, Ketua Bidang Organisasi Pengurus Harian PHDI Pusat I Wayan Suyasa, menyampaikan bahwa Lokasabha merupakan forum tertinggi untuk pemilihan pemimpin tertinggi umat Hindu untuk periode berikutnya. Lebih populernya disebut dengan istilah Musyawarah Daerah (Musda) yang dilakukan lima tahun sekali.

"Adapun wewenang Lokasabha diantaranya menerima atau menolak laporan pertanggung jawaban Pengurus Harian PHDI Provinsi/Kabupaten, memilih dan menetapkan Pengurus PHDI Provinsi/Kabupaten, menetapkan Program Kerja PHDI Provinsi, serta menetapkan keputusan lainnya yang dianggap perlu".

"Semoga dengan dilaksanakannya Lokasabha III akan terpilih para pemimpin yang mengutamakan pelayan umat dan sesama, sehingga tercipta pelayanan umat  Hindu di Provinsi Riau," ujarnya.

Sementara itu I Ketut Sukawinasa selaku Ketua Panitia menyampaikan terima kasih atas kerjasama yang baik sehingga terselenggaranya Lokasabha III Provinsi Riau yang masa periodenya akan berakhir pada November 2018. "Untuk itulah dilakukan Lokasabha III untuk memusyawarahkan calon pemimpin umat Hindu untuk Periode berikutnya, yang akan meneruskan perjuangan PHDI Provinsi Riau selama lima tahun kedepan," kata I Ketut Sukawinasa.

Lebih lanjut beliau menambahkan Lokasabha merupakan forum penentuan terpilihnya pengurus PHDI Provinsi  Riau. Ia mengatakan, semua pengurus yang ada di daerah harus hadir dan berperan aktif dalam Musda ini, karena pemimpin yang terpilih nantinya yang akan menentukan kebijakan yang akan diemban lima tahun kedepan. Dirinya berharap semoga terpilih pengurus yang bisa mengayomi masyarakat sehingga peran umat Hindu dalam pembangunan kehidupan berbangsa yang harmoni sambhuya, samhita, dan sanjaya dapat terealisasi dengan baik.

Pelaksanaan Lokasabha III PHDI Provinsi Riau berjalan dengan dinamis dan lancar. Lokasabha III menghasilkan Ketua terpilih Ir. I Gusti Gde Nyoman Wiratama untuk masa bhakti 2018-2023. Selamat kepada Ir. I Gusti Gde Nyoman Wiratama, semoga dapat mengemban tugas dan tanggung jawab sebagai Ketua PHDI Provinsi Riau lima tahun kedepan.

Source: http://riau.kemenag.go.id