PHDI Provinsi Jambi Selenggarakan Pembinaan umat di Wantilan Pura Giri Indra Lokha


(Foto: Ketua Umum Pengurus Harian PHDI Pusat Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya foto bersama dengan tokoh umat Hindu Kota Jambi, Minggu 15 Oktober 2017)

Jambi - Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Jambi menyelenggarakan kegiatan sosialisasi dan pembinaan dalam upaya meningkatkan sraddha dan bhakti umat Hindu di Provinsi Jambi. Kegiatan dilaksanakan di Wantilan Pura Giri Indra Lokha Kota Jambi, Jl. Lingkar Selatan I RT 05 RW 03 Kelurahan Kenali Asam Bawah Kecamatan Kotabaru Jambi, Minggu 15 Oktober 2017.

Kegiatan sosialisasi dan pembinaan umat tersebut dilaksanakan pukul 09.00 WIB – 13.00 WIB dengan mengangkat tema "Peningkatan Sraddha dan Bhakti Umat Hindu Kota Jambi Melalui Dharmaning Agama dan Dharmaning Negara".

Ketua Panitia Penyelenggara, Pande Gede S, S.Kom., M.Si mengatakan, dasar dari pelaksanaan kegiatan sosialiasi dan pembinaan itu sesuai dengan tugas pokok dan fungsi PHDI yang salah satunya adalah untuk melayani umat Hindu dalam meningkatkan sradha dan bhakti kepada Ida Hyang Widhi Wasa berdasarkan ajaran Veda.

"Maksud dan tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk memberikan siraman rohani, menambah wawasan dan pengetahuan tentang konsep dasar ajaran agama Hindu, sehingga sraddha dan bhakti umat Hindu kepada Ida Sang Hyang Widhi semakin meningkat," ujar Pande yang juga merupakan Ketua PHDI Kota Jambi.

Pande menambahkan bahwa peserta kegiatan sosialisasi dan pembinaan dihadiri seluruh umat Hindu Kota Jambi. "Peserta kegiatan yaitu Ketua PHDI Kabupaten/Kota serta Kecamatan Provinsi Jambi. Ada umat Hindu dari Kabupaten Muara Jambi, Kabupaten Merangin, dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Serta umat Hindu yang ada di perbatasan yaitu dari Desa Bayat, Desa Mendis, dan Desa Bayung Lincir Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan," jelasnya.

Pande menjelaskan bahwa selama ini untuk pembinaan generasi muda terutama anak-anak telah dilaksanakan kegiatan sekolah minggu di Pasraman Giri Indra Lokha Kota Jambi. Pande juga menyampaikan bahwa tahun depan umat Hindu Jambi akan melaksanakan upacara ngenteg linggih. Pande mengatakan, tanah Pura Giri Indra Lokha merupakan asset Pemda Provinsi Jambi yang statusnya saat ini adalah pinjam pakai. "Tahun depan kami akan melaksanakan upacara ngenteg linggih Pura Giri Indra Lokha Kota Jambi tepatnya pada tanggal 29 Mei 2018," terangnya.

Sementara itu, Ketua PHDI Provinsi Jambi Dewa Ketut Astina menyampaikan bahwa PHDI Provinsi Jambi telah melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai majelis tertinggi umat Hindu dengan melakukan pengabdian dan memberi pengayoman untuk melindungi masyarakat Hindu. Dewa Ketut Astina menambahkan bahwa jumlah umat Hindu di Provinsi Jambi kurang lebih sebanyak 500 jiwa yang tersebar di beberapa Kota/Kabupaten yaitu Kota Jambi, Kabupaten Muara Jambi, Kabupaten Merangin, dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur. "Jumlah umat kami di sini kurang lebih 500 jiwa dengan latar belakang profesi sebagai PNS, TNI/Polri, Wiraswasta dan petani perkebunan,” ujarnya.

Dewa Ketut Astina menambahkan saat ini telah dibentuk PHDI Kabupaten/Kota yaitu PHDI Kota Jambi, PHDI Kabupaten Muara Jambi, PHDI Kabupaten Merangin, dan PHDI Kabupaten Tanjung Jabung Timur. “PHDI Provinsi Jambi juga telah melaksanakan pembinaan kepada umat Hindu yang ada di perbatasan yaitu Desa Mendis, Desa Bayat, Desa Bayung Lincir Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Jambi,” terangnya.

Pembimas Hindu Kanwil Kemenag Provinsi Jambi, Budiono, S.Ag dalam sambutannya yang  sekaligus membuka acara mengapresiasi dan sangat mendukung kegiatan sosialisasi dan pembinaan umat Hindu yang diselenggarakan PHDI Provinsi Jambi. Menurutnya, umat Hindu harus senantiasa meningkatkan sraddha dan bhakti.

“Sebagai umat Hindu kita harus senantiasa meningkatkan sraddha dan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi. Seperti kegiatan yang kita laksanakan sekarang ini merupakan salah satu wujud dari dharmaning agama dan menghadiri kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh Pemerintah seperti menghadiri kegiatan yang dilaksanakan oleh Kanwil Agama Provinsi Jambi merupakan salah satu wujud dharma Negara,” ujarnya.

Membangun SDM yang Cerdas dan Bangga Beragama Hindu

Ketua Umum Pengurus Harian PHDI Pusat Bapak Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya dalam paparan materinya menyampaikan bahwa misinya adalah ingin membangun SDM umat Hindu sesuai dengan amanat konstitusi yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa. “Kita ingin umat Hindu cerdas, cerdik, cendekia, cool, calm and confident serta membangun karakter yang sehat, kuat, semangat, jujur, tahan banting, mempunyai mental baja dan berbicara yang benar,” ujarnya.

Wisnu Bawa Tenaya mengatakan dirinya sering menyampaikan kepada umat Hindu agar sering datang ke Pura berdasarkan kesadaran diri sendiri dan dilandasi dengan hati yang suci, bersih dan tulus ikhlas dan jangan ada kepura–puraan. Wisnu Bawa Tenaya menambahkan anak-anak muda Hindu harus memiliki badan dan jiwa yang sehat serta berkarakter seperti Panca Pandawa.

“Anak-anaka muda kita harus memiliki jiwa yang semangat, jujur seperti dharmawangsa/Yudistira menimba ilmu pengetahuan yang setinggi–tingginya sehingga nantinya memudahkan dalam mencari suatu pekerjaan baik sebagai PNS, TNI/Polri, dokter, pengusaha atau petani yang modern,” ujarnya.

Mantan Danjen Kopasus itu mengatakan sebagai umat Hindu harus mampu mandiri dan berdikari. Jangan hanya mengharapkan bantuan dari luar. Dirinya juga mengajak umat Hindu agar membentuk koperasi dimana keuntungannya bisa digunakan untuk ritual keagamaan dan perbaikkan pura. Selain itu, Wisnu Bawa Tenaya juga menyampaikan agar umat harus bangga beragama Hindu.

“Kita harus berbangga sebagai seorang Hindu karena Pancasila yang merupakan dasar negara dan pandangan hidup bangsa Indonesia berasal dari Bahasa Sansekerta dan bersumber dari kitab–kitab suci weda,” ujarnya.

Wisnu Bawa Tenaya juga menghimbau kepada seluruh umat Hindu agar menanam kelapa di rumah masing-masing begitu juga dengan tanaman bunga sehingga dapat digunakan pada pelaksanaan persembahyangan. “Ingat 'B A L I', Bantu Ayah Lindungi Ibu artinya kita harus berbakti dan menghormati orang tua kita, ingat terhadap kawitan dan leluhur dan berbakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa,” jelasnya.

Di akhir pemaparannya Wisnu Bawa Tenaya berpesan kepada umat Hindu di Jambi agar tidak mudah terprovokasi dan percaya terhadap hoaks atau informasi-informasi bohong. “Kita harus saling asah, asih, asuh, rukun, kompak dan bersatu sehingga kita menjadi kuat seperti sapu lidi yang diikat menjadi satu selalu menjaga toleransi dan kerukunan beragama dan persatuan dan kesatuan berlandaskan Pancasila,” pungkasnya.


(Foto: Ketua Umum Pegurus Harian PHDI Pusat Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya menyampaikan materi dalam kegiatan sosialisasi dan pembinaan umat Hindu Kota Jambi, Minggu 15 Oktober 2017)


(Foto: Umat Hindu Jambi mengikuti sosialisasi dan pembinaan dengan tema "Peningkatan sraddha dan bhakti umat Hindi Kota Jambi Melalui Dharmaning Agama dan Dharmaning Negara, Minggu 15 Oktober 2017)


(Foto: Ketua Umum Pegurus Harian PHDI Pusat Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya foro bersama dengan umat Hindu Kota Jambi, Minggu 15 Oktober 2017)

Oleh: admin
Source: Panitia Penyelenggara (PHDI Provinsi Jambi)