PHDI Provinsi Bali Keluarkan Pedoman Perayaan Galungan dan Kuningan Bagi Pengungsi Gunung Agung

(Foto: pengungsi Gunung Agung melaksanakan persembahyangan bersama Purnama Kapat, sumber foto merdeka.com)

Jakarta - Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Bali mengeluarkan surat Pedoman Pelaksanaan Perayaan Hari Suci Galungan dan Kuningan di tengah situasi Tanggap Bencana Erupsi Gunung Agung dengan Nomor: 169/PHDI-Bali/X/2017, tanggal 20 Oktober 2017.

Surat edaran tersebut dikeluarkan sehubungan dengan situasi tanggap bencana erupsi Gunung Agung yang telah menyebabkan banyak warga Karangasem di desa-desa yang ditetapkan sebagai Kawasan Rawan Bencana tidak bisa berada di desa mereka masing-masing. Karenanya warga yang bersangkutan merayakan Hari Raya Galungan dan Kuningan yang jatuh pada Buda Kliwon Dungulan tanggal 01 November 2017 serta Hari Raya Kuningan pada Saniscara Kliwon Kuningan pada tanggal 11 November 2017 di tempat pengungsian masing-masing.

Berikut pedoman untuk pelaksanaan perayaan Galungan dan Kuningan bagi warga yang melakukan pengungsian:

1. Diimbau agar warga masyarakat Karangasem yang melakukan pengungsian, untuk melaksanakan perayaan Galungan dan Kuningan dengan sarana sesuai dengan kemampuan.

2. Pelaksanaan persembahyangan untuk memuja leluhur bisa dilakukan di Pura Kawitan terdekat, atau di Pura Tri Kahyangan Desa Pakraman setempat, atau dengan mendirikan Sanggah Surya/tempat pengayat/penyawangan atau sarana lainnya di tempat-tempat pengungsian dengan menyesuaikan situasi dan tempat, dan berkoordinasi dengan Prajuru Desa Pakraman setempat.

3. Untuk Pandita ataupun Pinandita selaku pemuput persembahyangan, agar dikoordinasikan dengan Prajuru Desa Pakraman atau Parahyangan lain di lokasi yang bersangkutan.

4. Mohon perkenan Bupati/Walikota yang di daerahnya masih ada warga Karangasem ditampung sebagai pengungsi, agar membantu memfasilitasi hal-hal yang dibutuhkan untuk pelaksanaan persembahyangan serangkaian Hari Raya Galungan dan Kuningan sebagaimana tersebut diatas.

5. Mengimbau kepada umat sedharma di Provinsi Bali, agar dalam perayaan Galungan dan Kuningan tahun ini, disertai dengan doa bagi keselamatan kita semua, baik manusia maupun alam, sehubungan situasi tanggap bencana erupsi Gunung Agung yang masih berlangsung.

6. Kami menyampaikan kepada segenap umat sedharma, agar mematuhi arahan pemerintah untuk tidak berada di Kawasan Rawan Bencan, demi keselamatan kita semua. (Download Selengkapnya)

Oleh: admin
Source: PHDI Provinsi Bali