PHDI Kota Binjai Dilantik


(Foto: Ketua PHDI Sumut S. Siwaji Raja, S.T. (baju lengan panjang hitam) usai melantik kepengurusan PHDI Kota Binjai)

Binjai - Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Sumatera Utara (Sumut) kembali melanjutkan konsolidasi dan kaderisasi di majelis tertinggi agama Hindu tersebut. Kali ini diwujudkan dengan membentuk ke­pe­ngurusan dan melantik PHDI di Kota Binjai.

Pelantikan dilaksanakan di Wisma Kuil Mariaman Kota Binjai yang dihadiri ratusan umat Hindu, baru-baru ini. Terpilih sebagai Ketua PHDI Kota Binjai dr. M Nehru Pillay, M.Kes. dan Sekretaris Siwa Kumar S.Sos.

Ketua PHDI Sumut S. Siwaji Raja, S.T. usai melantik berpesan, agar pengurus baru PHDI Kota Binjai bisa menjalankan program-program PHDI ke depan. Di samping itu, menjaga hu­bungan baik dengan pemerintah dan instansi terkait agar dapat bersinergi dalam rangka memajukan masyarakat Hindu di Kota Binjai.

Menurut Siwaji Raja, seorang pe­mimpin harus punya ketegasan dan ke­beranian. Ibarat seekor macan yang buas, tapi tetap terarah.

“Selamat bertugas saya ucapkan kepada semua pengurus PHDI Kota Binjai yang baru. Mari kita saling bahu membahu dalam memberikan pelaya­nan terbaik kepada ummat Hindu, agar keberadaan etnis dan agama kita tetap lestari dan berkembang di daerah Binjai ini”, harap eksekutif muda yang dikenal santun dan berjiwa sosial tersebut.

Sementara itu, Ketua PHDI Kota Binjai terpilih Nehru Pillay menyam­paikan rasa terima kasihnya kepada Ketua PHDI Sumut Siwaji Raja beserta seluruh pengurus di jajarannya yang berkenan hadir dan melantik kepengurusan mereka. Termasuk juga para undangan lain yang turut hadir, antara lain Ketua PHDI Kabupaten Lang­kat Terang Ate Surbakti, Ketua PHDI Deliserdang Siwa Murti, per­wakilan FKUB dan Kesbangpol Linmas.

Kehadiran tersebut, lanjut Nehru, merupakan bentuk suksesnya acara pelantikan PHDI Binjai yang dirangkai dengan Festival Deepavali 5120 Kali­yoga. Di mana acara berlangsung sangat meriah, aman, sukses dan lancar.

“Mari kita jadikan momentum ini untuk bisa menyuburkan sikap saling menghormati dan menghargai. Mari juga kita ciptakan suasana rukun, damai dan harmonis. Membangun semangat kerja keras yang dilandasi kekeluar­gaan, gotong royong dan tolong me­nolong antar sesama”, paparnya sem­bari berdoa, semoga Sang Hyang Widhi Wasa merestui segala niat dan upaya.

Source: http://harian.analisadaily.com