Peran Lembaga Hindu dan Masyarakat dalam Penguatan Perguruan Tinggi Keagamaan Hindu

 

Jakarta - Sekolah Tingg Agama Hindu Dharma Nusantara Jakarta (STAH DNJ) menyelenggarakan sarasehan bertema Peran Lembaga Hindu dan Masyarakat dalam penguatan Perguruan Tinggi Keagamaan Hindu di Aula Kampus STAH Dharma Nusantara Jakarta, Pangkalan Jati Jatiwaringin Junction, Sabtu (10/6/2017). Acara ini dimoderatori oleh Dr. I Made Supartha. 

Hadir dalam kesempatan ini Ketua Umum Pengurus Harian Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tanaya, Sekretaris Umum Pengurus Harian PHDI Ir. Ketut Parwata, Ketua Bidang Ekonomi dan Kesejahteraan Ir. Samudera Gina Antara, Ketua Yayasan Dharma Nusantara Ir. IGK. Suena, Sekretaris Ditjen Bimmas Hindu Kementerian Agama RI I Made Sutresna S.Ag., MA, Ketua BDDN Ir. Wayan Alit Antara, Bendahara Umum BDDN Komang Adi Setiawan, Ketua STAH Dharma Nusantara Jakarta Prof. Dr. Ir. I Made Kartika D. Dipl.-Ing., Pembina Yayasan IB Jaya Pati, serta undangan lainya dari Sivitas Academika STAH dan mahasiwa-mahasiswi STAH Dharma Nusantara Jakarta.

Dalam arahannya Ketua Umum Pengurus Harian PHDI Pusat mengajak umat Hindu dan mahasiswa untuk mementingkan pendidikan. "Kita harus memiliki cita-cita besar dan jangan mau mengecilkan diri sendiri," ujarnya.

Wisnu Bawa Tenaya juga mengajak sivitas akademika untuk belajar berbagai bahasa karena kelemahan yang ada saat ini adalah dalam komunikasi. "Pendidikan tinggi seperti STAH ini seharusnya menjadi garis terdepan dalam menjaga peradaban Hindu. Mengembangakan sumber daya manusia oleh karena itu kita harus meninggikan cita-cita dan jangan membatasi diri sendiri. Belajar senyum dan sabar. Kerja keras, dan mementingkan pengetahuan, skill, dan kesehatan baik sehat jiwa dan raga," ucapnya.

Wisnu Bawa Tenaya juga memberikan motivasi kepada mahasiswa dan mahasiswi, ia mengajak semua untuk hidup dan bertidak secara profesional–efektif–efisien–dan modern serta terus menerus belajar. Wisnu Bawa Tenaya juga berharap STAH menjadi ujung tombak Pancasila Sejati dan berani menyuarakan kebenaran, menggaungkan hal–hal yang positif dan memiliki ketegasan.

Sementara itu, Ketua STAH Dharma Nusantara Jakarta Prof. Dr. Ir. I Made Kartika D. Dipl.-Ing dalam sambutannnya sebagai tuan rumah merasa angayubagia dan merasakan kepedulian umat dan lembaga pada bidang pendidikan yang ditandai dengan kehadiran dan kepedulian secara legal aspek dari Ketua Umum Pengurus Harian PHDI Pusat di kampus STAH di PKJJ Jatiwaringin Jakarta Timur. "Semoga STAH yang merupakan perjuangan dari para tokoh pendahulu dapat kita teruskan dengan baik dan mahasiswa yang kita didik ini dapat bermanfaat dan berguna bagi nusa, bangsa, dan Hindu secara khusus," ungkap Prof Made.

Ketua Yayasan Ir. IGK. Suena dalam sambutannya berharap agar STAH mampu mendidik anak-anak (mahasiswa/mahasiswi) sehingga Hindu menjadi semakin maju. "Segala permasalahan semoga dapat kita selesaikan baik material maupun inmaterial. Kita cari selusinya secara bersama-sama sehingga menjadi clear semua," ujarnya.

Sekretaris Ditjen Bimas Hindu dalam wejangannya juga mengajak semua elemen untuk senantiasa menghadapi segala tantangan untuk dapat sukses. Karena bisa sukses kalau mampu menghadapi tantangan yang diberikan kepada kita semua. "Kita akan jadi besar kalau kita bisa menghadapi tantangan seperti halnya Bhetara Gana. Dipukul terus dan bisa menjadi besar. Oleh karena itu, jangan selalu maunya berada di zona nyaman tetapi keluar dari zona tersebut dan berusaha menghadapi segala persoalan yang terjadi dengan baik," ujarnya Made Sutresna.


Oleh: admin
Source: stahdnj.ac.id