Panitia Nyepi Nasional Audiensi dengan Wakil Presiden RI


(Foto: Wakil Presiden Jusuf Kalla (kiri) menerima Ketua Umum Pengurus Harian PHDI Pusat Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya (tengah), dan Ketua Umum Panitia Nyepi Nasional Laksda TNI I Nyoman Gede Ariawan, S.E., M.M beserta Panitia Nyepi Tahun Baru Saka 1940 di Kantor Wapres RI, 14 Fabruari 2018)

Jakarta - Bertempat di Kantor Wapres RI, Ketua Umum Pengurus Harian Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya beserta Panitia Nasional Perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1940 melakukan audiensi dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Rabu 14 Februari 2018.

Dalam audiensi itu, PHDI dan Panitia Nasional melaporkan persiapan rencana kegiatan Nyepi Tahun Baru Saka 1940 yang akan dilaksanakan pada 17 Maret 2018 mendatang. "Tadi kami laporkan (rencana) kegiatan Nyepi dilakukan di Prambanan, Jawa Tengah. Kemudian kegiatan seremonial lain, kami lakukan di Jakarta, tepatnya di Mabes TNI," ujar Wisnu Bawa Tenaya.

Wisnu Bawa Tenaya mengatakan, Panitia Nasional melaporkan kepada Wapres Jusuf Kalla bahwa ada berbagai kegiatan yang akan dilakukan mulai dari kegiatan sosial, kesehatan, serta edukasi yang melibatkan tokoh lintas agama dalam rangka memberi pencerahan kepada umat Hindu yang ada di Tanah Air.

"Demikian kita laporkan ke Pak Wapres terhadap pengembangan kegiatan umat Hindu di seluruh Indonesia, terutama kami dorong dari sisi pendidikan, keagamaannya, baik mulai dari tingkat bawah termasuk kegiatan di tingkat atas," jelasnya.

Selain melaporkan bentuk, waktu, dan tempat pelaksanaan kegiatan, Panitia Nasional juga menyampaikan tema yang diusung pada Perayaan Nyepi Tahun 2018 yaitu "Melalui Catur Brata Penyepian Kita Tingkatkan Soliditas Sebagai Perekat Keberagaman Dalam Menjaga Keutuhan NKRI". Wapres Jusuf Kalla sangat mengapresiasi kegiatan serta tema yang diusung Panitia Nyepi Nasional.

Menurut Wsinu Bawa Tenaya, Wapres Jusuf Kalla menyebut bahwa kegiatan tersebut memberi pesan damai untuk menjaga harmoni dalam kehidupan keberagaman di Indonesia. "Beliau mengapresiasi apa yang kita sampaikan. Mari kita jaga keharmonisan, saling menghormati, kita jaga situasi yang kondusif untuk pembangunan kita bisa berjalan dengan baik," tuturnya.

Hadir dalam pertemuan yaitu; Wakil Presiden R.I. Jusuf Kalla, Ketua Umum Pengurus Harian PHDI Pusat Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya, Ketua Umum Panitia Nyepi Laksda TNI I Nyoman Gede Ariawan, S.E., MM., Sekretaris Umum Panitia Nyepi I Wayan Suyasa, Ketua I Panitia Nyepi Ir. Wayan Samudera Gina Antara, Koordinator Bidang Penggalian Dana Nyoman Widia, M.H., Ak., C.P.A., dan Koordinator Bidang Acara dan Protokol Laksma TNI I Gusti Kompyang Aribawa.


(Foto: [dari kiri ke kanan] - Laksma TNI I Gusti Kompyang Aribawa; I Wayan Suyasa; Laksda TNI I Nyoman Gede Ariawan, S.E., M.M.,; Wakil Presiden RI Jusuf Kalla; Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya; Ir. Wayan Samudera Gina Antara; dan Nyoman Widia, M.H., Ak., C.P.A)

Oleh: admin