Kunjungan Ketum PHDI Pusat di Pura Satya Loka Arcana Ciangsana, Bogor

Ciangsana – Sebagai upaya meningkatkan sraddha dan bhakti umat Hindu, Banjar Ciangsana menyelenggarakan Dharma Tula di madya mandala Pura Satya Loka Arcana, Sabtu 29 Juli 2017.

Kegiatan Dharma Tula yang bertepatan dengan hari raya Tumpek Wayang (Sabtu Kliwon, Wuku Wayang) itu, diawali dengan sembahyang bersama di Pura Satya Loka Arcana yang dipuput Ida Pedanda Istri Paramasucita.

Dharma Tula tersebut mengusung tema “Keagungan Spiritual Dalam Hindu” dengan narasumber Siddhayogi Shri Kamal Kishore Gosvami dan dimoderatori oleh Rasa Acharya Prabhuraja Darmayasa. Serta diikuti ratusan umat Hindu Banjar Ciangsana dari berbagai kalangan.

Ketua Banjar Ciangsana, I Gusti Made Purariana mengatakan, pihaknya sangat senang dan bahagia karena kegiatan yang tak terduga ini dapat terlaksana dengan lancar. “Dengan waktu yang cukup singkat. Hanya beberapa minggu lalu. Astungkare dapat berjalan dengan baik dan lancar,” ujarnya.

Made Pur sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa Pura Satya Loka Arcana merupakan tempat suci yang berada dilingkungan TNI AL. Ia mengatakan, dalam perkembangannya saat ini Pura Satya Loka Arcana dimanfaatkan oleh umat Hindu yang berada disekitar Rumah Dinas (Rumdis) TNI AL. “(di sini) ada empat tempek. Kurang lebih kita di sini terdiri dari 106 KK. Dan jumlah jiwanya kurang lebih 564 orang,” jelasnya.

Made Pur menambahkan, Banjar Ciangsana merupakan banjar yang paling sedikit umatnya bila dibandingkan dengan banjar yang ada di Jabodetabek. “Kita akui umat kita paling sedikit, tetapi semangatnya untuk memajukan Hindu sangat luar biasa,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Harian Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat, Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya dalam pengantarnya menyampaikan rasa syukur karena bisa berkumpul dan bersimakrama dengan umat di Ciangsana. Ia mengatakan, moment seperti ini perlu sering untuk dilakukan agar umat bisa guyub satu dengan yang lain serta harmonis. “(kita) bersyukur bisa bersimakrama saling bertatap muka dengan para sulinggih, pinandita, dan umat Hindu yang ada di sini (Ciangsana),” ujarnya.

Wisnu Bawa Tenaya mengatakan, dirinya selalu menyampaikan kepada umat agar datang ke Pura (ejaan Bali Pure) dengan niat yang tulus dan ikhlas serta tekad yang bulat. “Pure (bahasa inggris) itu artinya suci. Hati kita bersih, pikiran kita bersih,” ujarnya.

Wisnu Bawa Tenaya juga mengajak umat Ciangsana untuk membangun karakter seperti Panca Pandawa. Ia menjelaskan, karakter umat seperti Dharmawangsa itu dharmanya di depan. Agar supaya spiritual bagus dan moralnya baik. Karakter seperti Bima, memiliki keputusan dan ketegasan. Berkarakter seperti Arjuna. Tidak hanya ganteng tetapi juga pinter, cerdik, cerdas, dan cendikia, cool, calm, and confident. Begitu juga dengan Nakula Sahadewa yaitu arif dan bijak.

“Kita berharap generasi muda serta umat memiliki karakter yang bagus, moralnya baik, pinter, cerdas, dan juga arif bijak. Agar kita semua tidak mudah goyah dan terprofokasi dengan isu-isu Hoax,” jelasnya.

Umat Hindu Ciangsana begitu antusias mengikuti Dharma Tula hingga selesai. Di akhir kegiatan Dharma Tula, panitia penyelenggara memohon kepada Siddhayogi Shri Kamal Kishore Gosvami, Ida Pedanda Istri Paramasucita, dan Rasa Acharya Prabhuraja Darmayasa untuk memberikan doa agar supaya rencana pembangunan Wantilan Pura Satya Loka Arcana dapat berjalan dengan lancar tanpa suatu hambatan apapun.

Hadir dalam kegiatan selain Ketua Umum PHDI Pusat, yaitu; Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN) se-Jabodetabek, Rektor Universitas Pertahanan (Unhan) Letjen TNI Dr. (Cand) I Wayan Midhio M.Phil., dan Redaktur Media Hindu Ngakan Putu Putra, serta umat Hindu se-Banjar Ciangsana.

Source: admin