Dirjen Bimas Hindu Serahkan Bantuan Pemberdayaan Ekonomi Umat


(Dirjen Bimas Hindu Prof. I Ketut Widnya, MA., M.Phil., Ph.D)

Keerom - Pembangunan sumber daya manusia Hindu perlu diikuti dengan peningkatan ekonomi yang memadai untuk menciptakan taraf hidup atau kesejahteraannya. Guna mewujudkan hal tersebut, Bimas Hindu Provinsi Papua melalui program pemberdayaan ekonomi umat menyerahkan bantuan bertempat di Pura Agung Masceti, Kabupaten Keerom, beberapa hari lalu (Kamis,3/09/2015). Penyerahan bantuan dihadiri oleh Dirjen Bimas Hindu, Ketua PHDI Provinsi Papua, Pembimas Hindu beserta staf, Penyelenggara Kota Jayapura, dan Ketua PHDI Kabupaten Keerom.

PHDI Kabupaten Keerom, Giyono mengucapkan terimakasih kepada Dirjen Bimas Hindu atas bantuan yang diberikan untuk memberdayakan ekonomi umat Hindu di Kabupaten Keerom. Ia juga menjelaskan kondisi umat Hindu yang notabenanya adalah transmigrans, dimana kabupaten tersebut berbatasan langsung dengan negara tetangga Papua Nugini.

Prof. I Ketut Widnya, MA., M.Phil., Ph.D, selaku Dirjen Bimas Hindu menyambut baik program pemberdayaan ekonomi umat. Ia berharap kepada umat yang mendapatkan bantuan berupa kambing tersebut, untuk memelihara dan mengembangkan dengan baik. “ Bantuan pemberdayaan ekonomi umat ini dalam bentuk kambing, saya berharap untuk dipelihara dan dikembangkan dengan baik sehingga nantinya dapat meningkatkan kesejahteraan umat Hindu yang ada disini ” ucap guru besar bidang filsafat Budhis tersebut.

Dalam lawatannya tersebut, Dirjen Bimas Hindu juga mendengarkan keluh kesah umat Hindu terutama yang berhubungan dengan bantuan dan pengangkatan guru agama Hindu. Mengenai bantuan, Dirjen Bimas Hindu berjanji akan mengeceknya dan terkait pengangkatan guru agama Hindu, Dirjen Bimas Hindu mengungkapkan bahwa Dirjen Bimas Hindu tidak punya kewenangan untuk mengangkat guru agama Hindu, karena pengangkatan sebagai pegawai negeri sipil merupakan kewenangan MENPAN-RB. Sehingga Dirjen hanya bisa mengusulkan saja sesuai kebutuhan di daerah, apalagi pengangkatan guru agama Hindu di sekolah umum menjadi kewenangan pemerintah daerah setempat.

Usai tanya jawab dengan umat, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan di kelompok ternak kambing. Bantuan Pemberdayaan ekonomi umat berupa kambing diterima langsung oleh Lamaji selaku Ketua Kelompok Ternak Kambing (KTK) Sejahtera dengan jumlah sebanyak 24 ekor atau senilai Rp 50.000.000,- yang merupakan program bergilir. Melalui program ini kedepannya geliat kelompok ternak semakin tumbuh dan menguatkan ekonomi umat Hindu di daerah.

Sumber: http://papua.kemenag.go.id