Dialog Kerukunan Intern umat Hindu Sultra Tahun 2017

Kendari - Jumat 16 Juni 2017, bertempat di Hotel Venus Kendari, dilaksanakan kegiatan Dialog Kerukunan Intern Umat Hinndu, oleh Bimas Hindu Sulawesi Tenggara (Sultra), bekerja sama dengan PHDI Provinsi Sultra. Dialog kerukunan intern umat Hindu tahun 2017, mengambil tema ””Melalui Dialog Kita Tingkatkan Toleransi umat Beragama dalam Memperkuat NKRI”. Kegiatan dialog diikuti oleh pimpinan pengurus lembaga Hindu di tingkat Provinsi Sultra, (PHDI, WHDI, PSN, Prajaniti, ICHI, Peradah, KMHDI, MMW (Bhakti Manawa Wedanta) dengan jumlah peserta secara keseluruhan 50 Orang.

Kegiatan dialog dibuka oleh Kakanwil Kementrian Agama Provinsi Sultra, Dr. Abdul Kadir, M.Pd, yang sekaligus menjadi narasumber dengan materi “Kebijakan Kanwil Kemenag Sultra dalam Pembinaan Kerukunan umat Beragama di Sulawesi Tenggara”, yang menekankan tentang pentingnya untuk membangun dan mempertahankan kerukunan di Sultra yang memang selama ini telah terjaga dengan baik.

Pembimas Hindu Sultra, Ngakan Made Sudiana, S.Pd., MM, dalam materinya yang berjudul “Program Bimbingan Masyarakat Hindu dan Sinergi Antar Lembaga Keagamaan Hindu di Sulawesi Tenggara”, menekankan tentang pentingnya sinergi semua lembaga-lembaga Hindu, baik di tingkat Provinsi sampai ditingkat bawah, dan selalu membangun hubungan dan komunikasi yang baik dengan sesama lembaga, guna mencapai tujuan yang sama yaitu terwujudnya kerukunan diantara sesama umat Hindu. Bukti program Bimas Hindu Sultra tentang upaya untuk membangun sinergi lembaga, salah satunya dilaksankaan kegiatan dialog kerukunan ini.

Narasumber terakhir disampaikan oleh Ketua PHDI Provinsi Sulawesi Tenggara, Dr. Eng. I Nyoman Sudiana, M.Si, dengan judul “Peran dan Kontribusi PHDI Sultra dalam Memperkuat Kebhinekaan Toleransi Berbangsa dan Bernegara Demi Keutuhan NKRI”, yang menekankan tentang pentinganya seluruh umat Hindu di Sultra untuk memahami dan melaksnakan ajaran agamanya dengan baik, kalau hal tersebut sudah dapat dilakukan, niscaya kerukunan itu akan dapat diwujudkan.

Dalam seasion ini juga disampaikan Laporan Kegiatan PHDI Provisni Sultra selama 1 tahun masa kepengurusan untuk masa bhakti 2016-2021, sejak terpilih tahun 2016 hasil Lokhasabha V PHDI Provisni Sultra. Akhir kegiatan lebih banyak diisi dengan evaluasi Program Kerja PHDI Provisni Sultra, yang memang sengaja diberikan waktu lebih oleh Bimas Hindu Sulawesi Tenggara, sebagai bentuk dukungan terhadap PHDI Provisni Sultra dalam pelaksaan program program kerjanya.

Pada akhir kegiatan, di tarik sebuah kesimpulan bahwa seluruh pengurus lembaga Hindu dan umat Hindu Sultra berkomitmen menjaga kerukunan, demi terwujudnya masyarakat Hindu di Sultra yang sejahtera lahir dan bathin (moksartham dan jagadhita) bersumber pada pustaka suci Weda dan berdasarkan Pancasila.

Oleh: Nang Bagia
Source: PHDI Sulawesi Tenggara