Bupati Lumajang Apresiasi Keharmonisan Antar Umat Beragama


(Foto: Bupati Lumajang Drs. As at Malik Ketika menghadiri giat Utsawa Dharma Gita Kabupaten Lumajang Ke XXI Tahun 2017)

Lumajang - Bupati Lumajang Drs. As at Malik sangat mengapresiasi jalinan keharmonisan kehidupan antar umat beragama khususnya di wilayah Lumajang. Sejumlah even keagamaan yang berbeda dilaksanakan di Lumajang tanpa ada upaya gesekan horizontal. Salah satunya kegiatan Utsawa Dharma Gita Kabupaten Lumajang Ke XXI Th.2017, yang bertempat di Desa Pakel Kecamatan Gucialit (20/12).

Giat Utsawa Dharma Gita Kabupaten Lumajang Ke XXI Tahun 2017 dengan mengusng tema "Melalui Utsawa Dharma Gita Kita Mantapkan Pemahaman, Penghayatan, dan Pengamalan Ajaran Suci Weda untuk Membentuk Karakter Bangsa”. Utsawa Dharma Gita tersebut merupakan kegiatan yang digelar oleh Persatuan Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Lumajang dengan melibatkan semua tokoh Agama dan tokoh masyarakat setempat.

Kegiatan yang merupakan agenda tahunan yang digelar oleh umat Hindu (PHDI) ini dihadiri oleh jajaran OPD terkait, tokoh Lintas Agama, Ketua PHDI, serta jajaran Forkopimca dan perangkat desa setempat.

Pada kesempatan itu, Bupati menghimbau agar suasana keharmonisan tersebut untuk terus dijaga dan dipelihara sebagai warisan Budaya ketimuran yang mengedepankan nilai toleransi dan hormat menghormati antar pemeluk agama.

”Terimakasih atas kekompakan umat beragama yang terjalin saat ini, karena hakekatnya manusia dihadapan Tuhan itu sama tergantung dari perbuatan yang kita lakukan, semoga Lumajang menjadi kabupaten yg sejahtera dan bermartabat ,” ujarnya.

Sedangkan menurut Ketua PHDI Kabupaten Lumajang, Edy Sumianto, dalam keterangannya menjelaskan bahwa kegiatan yang dilaksanakan tersebut merupakan agenda tahunan yang tujuannya secara umum adalah untuk pengembangan kemampuan keagamaan khususnya bagi pemeluk agama Hindu di Kabupaten Lumajang.

“Adapun kegiatan yang dilaksanakan yaitu sloka atau membaca kitab suci weda, kidung dan dharma wacana atau ceramah agama Hindu,” jelasnya.

Edy juga menjelaskan bahwa Giat Utsawa Dharma Gita, yang digelar setiap tahun sekali itu diharapkan dapat memberikan dampak positif khususnya bagi generasi muda umat Hindu dalam pembentukan karakter bagi generasi muda, dan rencananya agenda tersebut akan dilakukan secara berpindah pindah ke lokasi yang banyak dihuni oleh umat Hindu.

“Di Desa Pakel ini jumlah umat hindu cuma ada 15 Kepala Keluarga, namun kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik karena didukung oleh umat Islam,” pungkasnya.

Source: harianbhirawa.com