Baksos Awali Rangkaian Perayaan Nyepi

 
(Foto: Panitia Nasional Perayaan Nyepi Tahun Baru Saka 1941 foto bersama dengan Tim Kesehatan di Wantilan Pura Mustika Dharma, Cijantung, Sabtu 9 Februari 2019)

Jakarta - Panitia Nasional Perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1941 mengawali rangkaian kegiatan dengan menggelar bakti sosial berupa donor darah serta penyuluhan kesehatan. Kegiatan itu digelar di dua Pura sekaligus yaitu Pura Mustika Dharma Komplek Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur dan Pura Aditya Jaya Rawamangun, Jakarta Timur.

Hadir tokoh-tokoh umat Hindu di Jakarta dan sekitarnya. Ada Ketua Umum Pengurus Harian Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat Wisnu Bawa Tenaya beserta jajarannya, Mantan Ketua Umum PHDI Pusat Sang Nyoman Suwisma, Ketua PHDI Provinsi Banten Ida Bagus Alit Wiratmaja serta mantan Ketua Umum Panitia Nyepi Ketut Untung Yoga.

"Baksos hari ini merupakan langkah awal dari rangkaian kegiatan peringatan hari raya Nyepi nasional. Setelah ini, kami melaksanakan baksos ke saudara-suadara kita yang terkena bencana di Palu, Lombok, dan Banten," ujar Ketua Panitia Nasional Samudra Gina Antara di Pura Mustika Dharma, Komplek Kopassus, Cijantung, Sabtu (9/2).

Baksos dilakukan di lokasi yang terkena bencana, kata Gigin sapaan akrabnya, agar umat Hindu disana juga merasakan suasana menjelang hari raya Nyepi. "Kami tidak hanya melakukan kegiatan ritual, melainkan juga memperhatikan umat disana (sebagai kegiatan sosial)," papa Gigin.

Terkait donor darah, kata Gigin, diikuti kalangan sipil maupun militer yang berasal dari prajurit Kopassus lantaran salah satu lokasi kegiatan baksos berada dikomplek Kopassus.

Danjen Kopassus Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa mengatakan, donor darah merupakan salah satu bentuk dari ajaran Tri Hita Karana. Yaitu hubungan manusia dengan manusia. "Ada seratus lebih prajurit mengikuti donor darah secara sukarela. Mereka datang bergantian," imbuh Nyoman Cantiasa.

Nyoman Cantiasa berharap, donor darah yang dilakukan ini bermanfaat bagi orang yang membutuhkannya. "Mudah-mudahan ini dapat membantu orang-orang yang kekurangan darah," tandasnya.

Hal senada disampaikan oleh Ketua Umum Pengurus Harian PHDI Pusat Wisnu Bawa Tenaya. Menurut Wisnu Bawa Tenaya, rangkaian kegiatan hari raya Nyepi bisa menjadi ajang silaturahmi dengan sesama umat maupun umat beragama lainnya. "Ini juga merupakan sebuah aplikasi dari dharma negara. Ini membuat guyub," imbuh Wisnu Bawa Tenaya.

Source: Koran Nusa Bali