531 Calon Mahasiswa Ikuti SPMB Unhi Denpasar

Denpasar - Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar menggelar Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) jalur mandiri di kampus setempat, Sabtu (21/5). Sebanyak 531 calon mahasiswa mengikuti SPMB gelombang pertama. Mereka diberi waktu masing-masing 1,5 jam untuk menyelesaikan dua ujian tertulis. Masing-masing ujian kemampuan dasar yang terdiri dari 40 soal dengan materi matematika dasar, bahasa Inggris, kewarganegaraan dan bahasa Indonesia, serta 40 soal lagi terkait kemampuan IPA/ IPS tergantung program studi yang dituju.

"Seleksi penerimaan mahasiswa baru Unhi dilaksanakan dengan sangat ketat. Hal ini didasarkan atas pemikiran untuk mendapat-kan calon mahasiswa baru yang lebih berkualitas, sesuai tuntutan sistem penjaminan mutu yang sudah ditetapkan Unhi," ujar Wakil Rektor I Bidang Akademik Unhi Prof. Dr. I Ketut Suda, M.Si., didampingi Wakil Rektor II Bidang SDM Prof. Dr. Ida Ayu Gde Yadnyawati, M.Pd., dan Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Prof. Dr. Ir. Euis Dewi Yuliana, M.Si.

Suda menambahkan, Unhi melaksanakan SPMB lebih awal dibandingkan dengan perguruan tinggi lain di Bali. Langkah ini dilakukan untuk membangun citra publik bahwa lembaga perguruan tinggi swasta seperti Unhi berani lebih awal untuk mendapatkan calon-calon mahasiswa berkualitas, sesuai standar yang sudah ditetapkan.

"Pencitraan publik Unhi yang berbasis agama dan kebudayaan harus diawali dengan input yang baik dan benar, sejak rekrutmen calon mahasiswa baru. Dilanjutkan dengan proses pembelajaran yang baik, diharapkan mendapatkan lulusan atau output yang berkualitas. Lulusan yang berkualitas menyebabkan semakin luas kes-empatan umat Hindu berpartisi-pasi dalam proses pembangunan bangsa yang semakin kompetitif," paparnya.

Menurut Suda, calon mahasiswa mengikuti seleksi untuk bisa masuk di enam fakultas dengan total 12 program studi pada program sarjana (S-1). Masing-masing Fakultas Ilmu Agama dan Kebudayaan, Fakultas MIPA, Fakultas Kesehatan (Ayurweda), Fakultas Pendidikan Agama dan Seni, Fakultas Teknik, dan Fakultas Ekonomi. Untuk lebih menarik peminat, Unhi memberikan beberapa jenis beasiswa. Diantaranya beasiswa PPA dari Kopertis-Dikti, beasiswa BBM dari Kopertis-Dikti, beasiswa BP-PPA dari Dikti, beasiswa bebas SPP dari Unhi kepada 180 mahasiswa baru yang diberikan dari semester I sampai semester IV, beasiswa Bidikmisi dari Kopertis-Dikti, beasiswa dari BNI Denpasar serta beasiswa dari pemerintah daerah maupun instansi lainnya.

"Khusus beasiswa bebas SPP diberikan kepada mahasiswa baru (S-1) pada Fakultas Ilmu Agama dan Kebudayaan, Fakultas MIPA, Fakultas Kesehatan (Ayurweda), Fakultas Pendidikan Agama dan Seni, dan Fakultas Teknik," jelasnya.

Suda melanjutkan, calon ma-hasiswa yang diterima hanyalah yang memenuhi standar Unhi. Namun bukan berarti kesempatan untuk menjadi mahasiswa Unhi langsung tertutup. Pasalnya, Unhi akan kembali melaksanakan seleksi gelombang kedua melalui jalur minat. Mengingat kapasitas atau daya tampung Unhi tahun ini mencapai 800 hingga 900 mahasiswa baru.

"Hal ini guna memberikan kesempatan yang lebih luas pada generasi muda Hindu untuk mendalami masalah agama, budaya, ekonomi, biologi, teknik, sastra Hindu, ayurweda, hukum Hindu, pendidikan, serta dengan semakin banyak anak muda Hindu yang berpendidikan tinggi diasumsikan akan semakin luas kesempatan berpartisipasi dalam proses pembangunan bangsa, maka Unhi membuka pendaftaran mahasiswa baru gelombang ke II," jelasnya.

Informasi lebih lanjut tentang penerimaan mahasiswa baru, bea-siswa bebas SPP, uang gedung dan lain-lain dapat menghubungi Sek-retariat Unhi di Jalan Sangalangit (Gatsu Timur) Denpasar. Telp 0361-464700, 0361-464800 ext. 106 dan 108 atau melalui laman resmi Unhi di www.unhi.ac.id.

Source: Koran Bali Post, Minggu Paing, 22 Mei 2016