Artikel Terbaru

Bersatu dalam Damai

kategori: Artikel Baru
Kebahagiaan sebagai warga negara sudah mulai dirasakan oleh warga negara Indonesia di wilayah propinsi Nanroe Aceh Darusallam, ketika pihak GAM dan RI menandatangani kesepakatan damai untuk mengakhiri konflik yang telah terjadi selama bertahun-tahun. Dari peristiwa ini dapat kita petik pelajaran bahwa masih ada jalan yang lebih mulia untuk menyelesaikan suatu permasalahan, yaitu jalan damai, tanpa kekerasan. Terlepas dari untung rugi dari kesepakatan antara RI dan GAM telah menyisakan sejarah penting dalam penyelesaian konflik berkepanjangan dengan bersatu dalam damai selengkapnya

Krisis Rasa Persahabatan

kategori: Artikel Pilihan
Pola hubungan untung-rugi merupakan pola hubungan yang berdasarkan pola pikir dan pertimbangan untung-rugi. Pola hubungan jenis ini merupakan pola hubungan utama di dunia bisnis. Masyarakat bisnis telah amat terbiasa dengan pola hubungan seperti ini. Namun sayangnya, saking sudah sedemikian merambahnya sektor bisnis dan perdagangan-berikut pola pikirnya ke berbagai sisi kehidupan masyarakat, pola pikir untung-rugi pun telah menyusup ke berbagai sisi kehidupan masyarakat, untuk kemudian mewarnai dengan kuat pola-pola hubungan lainnya. selengkapnya

Pahala Bhakti

kategori: Artikel Baru
Sesungguhnya, intisari bhakti, adalah kondisi mental yang terus-menerus kita tujukan kehadapan Hyang Widhi, Tuhan Yang Maha Esa sebagai pencipta alam semesta dan segala makhluk yang ada di jagat raya ini. Ibarat sebuah jarum ditarik oleh magnit, yang kemudian akan menjadi magnet itu sendiri. Demikian pula, ibarat sebatang tumbuh-tumbuhan "jalar" yang mengembara di tanah mencari sebatang pohon untuk melilitkan batang padanya. Setelah menemukannya, ia melilit pada pohon itu di semua penjuru; yang akhirnya, penyatuannya sulit untuk bisa dipisahkan daripadanya. selengkapnya

Manusia Mahluk dalam Persimpangan

kategori: Artikel Baru
Naluri merupakan bagian dari kebinatangan, akal-budi merupakan bagian dari kedewataan atau keilahian. Semakin sering dan semakin cenderung seseorang menggunakan nalurinya, ciri dari semakin kuat kebinatangannya. Seperti halnya naluri, intuisipun memberi kepekaan kepada manusia. Bedanya, kalau kepekaan yang diberikan oleh naluri bertumpu pada kondisi fisikal dan kinerja indriawi, maka kepekaan dari intuisi bertumpu pada kondisi spiritual dan kinerja rokhani. Kalau naluri lebih dibutuhkan guna tetap bertahan hidup (survival-insting), maka intuisi dibutuhkan untuk meningkatkan martabat-kelahiran. selengkapnya

Merdeka Menurut Hindu

kategori: Artikel Baru
Merdeka itu harapan dan cita-cita setiap orang dan setiap bangsa. Cuma merdeka itu memiliki dimensi yang amat luas dan kompleks. Merdeka tidaklah dapat disamakan dengan hidup bebas tanpa batas dan tanpa tanggung jawab. Merdeka itu kebebasan yang dibatasi oleh norma-norma agar kebebasan itu diarahkan untuk menegakan kebenaran dan kebaikan disertai dengan tanggung jawab. Kemerdekaan itu hak setiap bangsa. Namun hak timbul karena kewajiban. Kemerdekaan itu tidak diperoleh tanpa melakukan kewajiban. selengkapnya

Peran Agama dalam Resosialisasi Korban Narkoba (NAPZA)

kategori: Artikel Baru
Indonesia pada mulanya hanya sebagai tempat transit peredaran narkoba, kemudian berubah telah menjadi tempat penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba bahkan telah menjadi sumber pembuatannya sebagaimana terungkapnya adanya pabrik pembuatan extasy. Perkembangan baik kuantitatif maupun kualitatif penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba semakin meningkat sampai pada tingkat membahayakan. Bahaya narkoba (Napza) mengancam kelangsungan hidup dan kehidupan serta pembangunan Nasional. selengkapnya

Menuju Perang Puputan

kategori: Artikel Baru
Perang Puputan jika dilihat dari pandangan strategi modern tampaknya merupakan suatu perbuatan yang sia-sia (konyol). Namun walaupun demikian perang puputan pernah dilakukan oleh raja-raja di Bali, seperti raja Badung dan raja Klungkung dalam usahanya untuk memahami latar belakang mengapa raja Badung melakukan perang puputan, maka perlu dipahami ide-ide pemikiran seorang tokoh, dalam hubungan ini ajaran-ajaran filsafat yang dianut oleh raja Badung I Gusti Ngurah Made Agung. selengkapnya

Diri Yang Bukan - Diri

kategori: Artikel Baru
Apa yang kita sebut sebagai kepribadian seseorang adalah segena proponen yang membentuk tataran fisiko-mentalnya berikut segenap interaksi yang terjadi di dalamnya. Ia sebetulnya jauh lebih luas dan lebih dalam dari sekedar tingkahlaku dan budi-pekerti, seperti yang umumnya dimengerti. Ia juga menyangkut minat dan bakat, kecendrungan dan kegandrungan, bahkan karakter atau sifat dan naluri, kecerdasan, pencerapan, ingatan, pengetahuan, pemahaman, pandangan hidup dan kesadaran akan kehidupan itu sendiri secara keseluruhan. selengkapnya

Pendidikan Agama Hindu di Luar Bali, Haruskah Bali Sentris?

kategori: Artikel Baru
Sebagai mahasiswa yang berasal dari luar Bali (transmigran, yang nota bene adalah Hindu etnis Bali), penulis merasa sangat sulit sekali untuk memahami dan mengerti materi pendidikan yang ada dalam buku-buku pelajaran agama Hindu tersebut, apalagi saudara-saudara kita yang beragama Hindu non Bali. Misalnya: Hindu etnis India di Sumatera Utara, Hindu etnis Dayak (Kaharingan) di Kalimantan, Hindu etnis Batak Karo di Sumatera, Hindu etnis Toraja dan Bugis di Sulawesi, Hindu etnis Ambon di Maluku, Hindu etnis Jawa dan Sunda di Jawa, dan Hindu etnis-etnis lain yang ada di luar Bali. selengkapnya