Artikel Terbaru

Arjuna dan Pemujaan Dewi Laksmi

kategori: Artikel Baru
Sebuah postulat dalam hidup yang tergambar penuh syhadu, bahwa gemar beramal dan bermurah hati akibatnya adalah diperolehnya kekayaan dalam kehidupan ini atau kehidupan yang akan datang. Dari sana terbersit bahwa harta tidak membuat orang menjadi kaya, melainkan menambah kesibukan. Kesibukan untuk beramal. Itu sebabnya, bahwa ada waktunya dimana seseorang akan membedakan pemikiran tentang kebahagiaan dengan pemikiran tentang kekayaan; itu adalah awal dari kebijaksanaan. selengkapnya

Gemah Ripah Loh Ginawe 'Kita Usahakan Sejahtera'

kategori:
Ungkapan “gemah ripah loh jinawi tata tentrem kerta raharja” merupakan suatu kalimat ungkapan untuk menggambarkan keadaan bumi pertiwi Indonesia. Gemah ripah loh jinawi berarrti kekayaan alam yang berlimpah, sedangkan tata tentrem kerta raharja adalah keadaan yang tenteram. Kondisi ideal dari suatu tempat tinggal bak energy dongeng yang memberikan apa saja yang diinginkan penghuninya. Kondisi ekonomi yang sangat baik, merata adil dan makmur karena dintujang oleh kesuburan tanahnya selengkapnya

Mencintai Tanah Air dari Teropong Hindu

kategori: Artikel Baru
Munculnya berbagai riak-riak jecil yang mencoba merusak keutuhan NKRI, mendegradasi rasa cinta tanah air menjadi permasalahan yang awet dari jama dulu hingga saat ini, namun permasalahan tersebut mendapatkan kemasan yang berbeda. Sudah menjadi makanan pokok bahwa nasionalisme menjadi lem perekat perbedaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Hal itu tidak secara langsung menjadi jaminan bahwa krisis kebangsaan dapat yang terjadi belakangan ini dapat dilalui dengan mudah. selengkapnya

Kajian Fisiologis Asuci Laksana

kategori: Artikel Baru
Dalam kehidupan spiritual di Bali kita mengenal istilah asuci laksana yang artinya membersihkan diri dengan melaksanakan perbuatan mulai dalam rangka menempuh tahapan moksartham. Pertanyaannya adalah kapan hal itu seharusnya dimulai...??? sebelum menjawab pertanyaan ini, kita kembali dahulu mengingat tahapan hidup kita yang disebut Catur Asrama yaitu Brahmacari, Grhasta, Wanaprasta, dan Bhiksuka. Keempat asrama ini adalah merupakan satu kesatuan sehingga untuk dimulai melaksanakan asuci laksana itu bukanlah pada tahapan bhiksuka melainkan mulai awal brahmacarya. selengkapnya

Serat Tridatu dalam Niti Sastra

kategori: Artikel Baru
Pandangan dunia (vision du mondel) Niti Sastra dalam agama Hindu melingkupi keseluruhan kompleks gagasan, aspirasi, dan perasaan yang berhubungan dengat serat tridatu etika, moral, dan religiusitas. Tiga rangkaian ini, salit salit dijalin dengan frasa tekstual yang mengintroduksi pembaca memahami pandangan visioner penulisnya. selengkapnya

Yang Bertongkat Tanah

kategori: Artikel Baru
Tongkat bagi seorang pesilat adalah senjata, baik untuk melindungi diri maupun menyerang musuh. Tongkat bagi seseorang yang telah lanjut usia, yang telah renta, adalah sahabat yang membantu berdiri juga berjalan. Tongkat bagi seorang pendeta adalah ciri, entah ciri tua atau ciri yang lain. Sulit untuk menjelaskan arti tongkat bagi seorang pendeta. Ada pendeta yang masih muda usia, juga memakai tongkat, jelas itu bukan pertanda kerentaan. selengkapnya

Agama, Igama, Ugama

kategori: Artikel Baru
Sebagaimana manusia beragama secara individu dan sosial, umat Hindu memiliki harapan untuk mengecap manisnya jagadhita dan moksa. Dalam proses berkeagamaan kadangkala menemukan beraneka istilah yang multi tafsir, baik tersurat dalam naskah keagamaan maupun hidup dalam kebiasaan masyarakat. Semua itu buka sekedar istilah tanpa makna dan nir-implementasi. Adalah Agama, Igama, dan Ugama merupakan istilah yang sering tersurat dalam naskah-naskah lontar yang bernuansa keagamaan Hindu di Bali yang menarik untuk dibahas dalam tulisan singkat ini. selengkapnya

Sisi Humanis Pendidikan Budi Pekerti

kategori: Artikel Baru
Pendidikan budi pekerti yang sering juga disebut pendidikan karakter merupakan suatu bentuk pendidikan yang mempunyai tujuan akhir, yakni pembentukan sikap moral dan prilaku mulia yang seharusnya dimiliki oleh setiap anak dalam proses perkembangannya. selengkapnya

Sekilas Puja Mandala

kategori: Artikel Pilihan
Waktu terus berputar melingkar tiada henti. Dari satuan waktu terkecil disebut detik sampai yang terbesar disebut jam, hari sampai tahun. Begitupun lingkaran ia diawali oleh titik, terus menyatu sampai membentuk lingkaran untuh dan pada saatnya akan kembali pada titik semula. Lahir, hidup, dan mati itulah lingkaran kodrat manusia yang harus kita sadari. Lingkaran simbol kesempurnaan, ia berbentuk bulat namun bersudut, tak tampak sisi kaku yang membuat bosan, ia peniada dan pemisah garis. selengkapnya

Aspek Kesehatan Tri Sandhya

kategori: Artikel Baru
Kini umat Hindu dimanapun berada semakin mengetahui jati dirinya dan Nampak semakin sadar melaksakan hidup beragama. Agama Hindu memiliki tiga kerangka yaitu Tattwa, Susila, dan Acara. Pelaksanaan ajaran agama tidak cukup hanya melaksanakan upacara saja, namun agar menyentuh aspek tattwa dan susila juga. Penerapan system ajaran ini tidak sama disetiap desa apalgi kini agama Hindu telah menyebar. Salah satu aspek pemersatu umat adalah dengan digelarnya puja Tri Sandhya setiap hari. selengkapnya