Artikel Terbaru

Meningkatkan Cinta Kasih Melalui Dana Punia

kategori: Artikel Pilihan
Di tengah semakin kompleknya tantangan kehidupan umat yang terjadi, sangat menuntut adanya rasa eling sebagai bentuk rasa kepedulian. Dapat memperkuat nilai rasa kepedulian dengan sesama akan dapat melahirkan rasa saling menjaga, melindungi, dan mengasihi, secara tulus yang bermuara pada keharmonisan hidup. Agar mampu membangun budaya kondusif seperti ini menuntut adanya komunikasi yang intens agar selalu terpelihara rasa memiliki yang kuat diantara sesama umat. selengkapnya

Delapan Jalan Dharma

kategori: Artikel Baru
Kitab suci menyebutkan 8 jenis jalan Dharma, antara lain: persembahan suci yajna, belajar kitab suci Veda secara pribadi, berderma, pertapaan/pengendalian diri, berkata-kata jujur adalah kebenaran, mengampuni, kasih sayang, meninggalkan kelobaan. Empat yang pertama dilakukan oleh orang-orang durjana sebagai pertunjukan saja. Sedangkan yang empat belakangan sama sekali tidak pernah bisa tinggal pada diri orang-orang durjana (jahat). selengkapnya

Sembahyang, Sederhana Tetapi Bermakna

kategori: Artikel Baru
Manusia adalah makhluk Tuhan. Berarti manusia adalah hamba Tuhan. Sebagai hamba Tuhan, manusia wajib menunjukkan rasa bhaktinya, antara lain melalui persembahyangan. Sembahyang adalah cara bhakti sederhana tapi bermakna untuk mendekat, berhubungan atau berinteraksi dengan Tuhan. Dengan sembahyang, umat dapat semakin menguatkan keyakinan atau keimanan kepada Tuhan. selengkapnya

Penyebab Kedukaan yang Perlu Dihindari

kategori: Artikel Baru
Dalam tradisi pengajaran zaman dahulu, seorang guru akan sangat selektif menerima murid. Bahkan banyak di antaranya tidak menerima murid baik pun, atau sama sekali tidak menerima murid. Menjadi seorang guru bukanlah suatu hal yang remeh. Ia sangat menentukan masa depan dunia. Paling tidak, ia sangat menentukan kelangsungan "wajah" sebuah keluarga kecil yang nantinya akan dibangun oleh muridnya. Keluarga kecil sang murid akan menjadi suri teladan bagi lingkungannya dan memberikan kecerahah "wajah" lingkungan ataukah dia sebaliknya, hanya akan membuat "suram" kecemerlangan keluarga dan lingkungannya? Nah yang menentukan hal itu adalah guru di sekolah atau para dosen di universitas yang membentuk anak-anak tersebut. selengkapnya

Berbahagia Melihat Orang Lain Sukses

kategori: Artikel Baru
Sat Purusa adalah orang-orang yang melakukan kebaikan demi kemuliaan yang lain tanpa motif kepentingan pribadi. Orang-orang pada umumnya melakukan perbuatan-perbuatan kebaikan untuk dirinya tetapi juga melakukan untuk kebaikan yang lain. Orang-orang dalam sifat keraksasaan melakukan perbuatan demi kebaikan dirinya akan tetapi ia lakukan juga perbuatan yang mengacaukan pekerjaan orang lain. selengkapnya

Mengundang Segala Kemuliaan Datang dari Segala Arah

kategori: Artikel Baru
Sebagaimana segala hal yang memberikan kesejahteraan lan kebahagiaan datang dari segala penjuru mata angin, yang nenghilangkan segala kedukaan, tidak memperpendek usia, tidak menyakiti dan tidak patut ditinggalkan, seperti itulah semoga sang bijaksana terpelajar datang kepada kami setiap hari memberikan pengetahuan, perlindungan serta menambah kebahagiaan. selengkapnya

Beragama Cara "MLM"

kategori: Artikel Baru
Mendengar istilah "MLM" pasti terhubung dengan multi level marketing, sistem pemasaran suatu produk dengan cara membangun jejaring lewat jaring menjaring peserta dari kaki ke kaki, dari upline ke downline, dengan terget akhir berlipat-gandanya keuntungan yang diperoleh. Memang mirip iengan mekanisme kerja "MLM", hanya saja dalam konteks ini diberi arti "Memberi Lalu Menerima". Sebagai umat beragama (Hindu), kewajiban pokoknya adalah "memberi" apapun kebaikan yang bisa diberikan, berikanlah. Mulai dari kebaikan dalam berpikir, berkata dan berbuat, semuanya mengalir lalu bergulir dan secara bergilir diberikan kepada siapapun. selengkapnya

Mencari Tuhan yang "Bhagavan" ke Dalam "Bhuwana Alit"

kategori: Artikel Pilihan
Dia yang mengerti secara penuh perihal penciptaan dan peleburan (alam semesta), kemunculan dan lenyapnya makhluk hidup, kebijaksanaan dan kegelapan, dia disebut sebagai Bhagavan. Mengapa Tuhan disebut sebagai Bhagavan, mengapa orang-orang suci disebut sebagai Bhagavan? Mengapa pula di Bali ada golongan Pandita dengan julukan Begawan? Kita sering mendengar kata yang juga diakhiri dengan "van" dan "vati" (wan, wati), seperti. selengkapnya

Waspada Radikalisme di Sekitar Kita

kategori: Artikel Baru
Radikalisme, baik politik maupun agama sama-sama berbahaya. Sama-sama menimbulkan bencana, baik alam maupun kemanusiaan, bahkan kehidupan secara keseluruhan. Terhadap bahaya biasanya orang bersikap, antara lain menghadapi, menolak, dan menghindari. Menghindari bahaya dan akibatnya yang lebih mengerikan merupakan maksud yang hendak digambarkan dengan kata "waspada ". Seperti saran dari perayaan hari suci Galungan menang dengan tidak mengalahkan, menaklukkan bahaya dengan waspada. selengkapnya

Manusia Air Mata

kategori: Artikel Baru
Air punya mata, namanya mata air. Hari punya mata, namanya matahari. Apakah di dalam mata air bisa kelihatan bayangan matahari? Jawabannya "bisa", kalau mata air itu hening dan jernih. Bukan hanya bayangan matahari, bahkan bayangan orang yang memandang bayangan matahari itu juga bisa kelihatan. Bayangan dilihat dengan dua mata. Kesejatian dilihat dengan satu mata, atau mata tunggal. Jnana itulah yang dimaksud mata tunggal. selengkapnya