Tipe Tamasika Dari Prakerti

Menurut Ayurweda mental manusia terbagi atas 3 tipe. Ketiga tipe ini adalah satwika prakrti, rajasika prakrti, dan tamasika prakrti. Ketiganva terbagi lagi atas beberapa sub-tipe. Pada tipe tamasika prakrti terbagi atas 3 sub-tipe, yaitu 1). tipe pasava, 2). tipe matsya, dan 3). vanaspatya. Untuk mengenal lebih rinci lagi tentang tipe mental manusia ini akan dijelaskan sebagai berikut.

1. Tipe Pasava

Tipe ini bersifat seperti binatang, pasu. Orang yang memiliki mental tipe pasava ini sifatnya mirip binatang. Kurang mengendalikan otak atau pikiran. Dia agak pasif. Cenderung malas. Menurut Ayurweda beberapa sifat orang tipe tamasika pasava ini adalah:

a. Kurang cerdas, Condong ke arah bodoh.
b. Melempen, pasif, kurang tanggap terhadap permasalahan yang ada disekitarnya.
c. Sering mimpi bermain seks. Malahan sampai mencapai orgasmus, sehingga badannya menjadi lemas.
d. tidak patuh kepada aturan atau perintah. Setiap aturan atau peraturan sering dilanggarnya. Sifal acuh tak acuh terhadap persoalan sekitarnya.

2. Tipe Matsya

Orang yang mempunyai tipe tamasika mastsya akan bersifat seperti ikan, matsya. Mereka itu amat suka akan air atau tempat yang basah, lembab,

a. Pikirannya tidak stabil. Sering berubah-ubah. Mudah sekali terpancing oleh keadaan. Kurang mampu mengendalikan dirinya sendiri.
b. Kurang bijaksana. Setiap keputusannya kurang disenangi orang. Hanya mementingkan dan menguntungkan dirinya sendiri.
c. Pengecut. Kurang berani bertanggung jawab. Kalau menghadapi persoalan yang rumit, dia akan lari dari tugasnya. Tidak berani mengambil keputuran yang tegas. Sering berusaha berkelit dari pekerjaan yang memerlukan keberanian. Takut berkelahi. Ada saja alasannya untuk berkelit dari tugas yang menantang bahaya.
d. Suka air. Orangnya amat suka akan air. Sering mandi. Berendam dan berenang merupakan hobinya.
e. Saling menghancurkan. Pada umumnya orang yang bertipe matsya ini saling menghancurkan ke dalam. Berkelahi sesama saudara atau warga. Pokoknya bagaimana supaya orang lain itu hancur hidupnya. Seolah-olah itulah tujuan hidupnya.

3. Tipe Vanaspatya

Mereka yang mempunyai karakter bertipe vanaspatya akan bersifat seperti tumbuh-tumbuhan, vanaspati. Sulit beranjak dari tempatnya semula. Baik dalam pekerjaan maupun dalam menjalani hidupnya. Beberapa sifat dari tipe ini adalah sebagai berikut;

a. Suka tinggal hanya di satu tempat. Jarang orang tipe ini mau pindah tempat atau pekerjaan. Dia akan bertahan di satu tempat, walaupun tempat itu banyak merugikan dirinya. Mereka itu akan bertahan terus di tempat itu. Orang dengan tipe ini tentu sulit diajak bertransmigrasi.
b. Gemar hanya mengambil makanan. Mereka ini suka mengambil tetapi tidak suka memberi. Terutama dalam hal makanan dan minuman. Dia amat serakah dalam hal ini.
c. Orang dengan tipe vanaspatya ini pada umumnya tidak memiliki : 1) sattva (kecakapan mental), 2). dharma (agama, rasa bertanggung jawab), 3). kama (keinginan), dan 4). artha (kekayaan).

Itulah gambaran kasar menurut Ayurweda tentang tipe mental dari manusia. Tentu saja tidak ada orang yang memiliki secara murni hanya satu tipe saja. Pada umumnya dalam diri seseorang tercakup ketiga tipe tersebut, yakni tipe satwika, rajasika, dan tamasika. Hanya proporsinya yang berbeda antara manusia satu dengan yang lainnya. Bila tipe satwika yang dominan maka bijaklah orangnya. Kalau tipe rajasika yang dominan maka dia akan lebih agresif, emosional, dan dinamik. Jika tipe tamasika yang dominan maka dia akan lebih pasif, melempen, acuh. Termasuk tipe manakah Anda?.

Source: Ngurah Nala l Warta Hindu Dharma NO. 507-508, Maret - April 2009