Artikel Terbaru

Samudera

kategori: Artikel Baru
Sumber air yang terbesar di planet bumi ini adalah samudera, semua mahluk sangat tergantung dan terikat kepada keberadaan samudera. Manusia, hewan, tumbuhan, dan juga sarwa prani yang hidup di bumi ini secara tidak langsung sangat tergantung kepada keberadaan samudera itu. Turunnya hujan, segala macam makanan laut seperti hewan, ikan, tumbuhan rumput laut juga berasal dari samudera, minyak bumi, batu-bara dan segala macam kebutuhan energy manusia kebanyakan berasal dari samudera, itulah sebabnya manusia sebenarnya sangat terikat kepada keberadaan samudera. selengkapnya

Sibuk Menenggelamkan Usia

kategori: Artikel Baru
"Bersamaan dengan terbit dan tenggelamnya matahari maka setiap hari usia hidup juga menjadi semakin berkurang. Disebabkan oleh sibuk lelap dalam pekerjaan maka orang tidak lagi menyadari berlalunya sang waktu. Setelah melihat kelahiran, usia tua, kesulitan-kesulitan, dan kematian pun orang-orang tidak menjadi kecemasan. Dari semua ini dapat diketahui bahwa seluruh mahluk hidup di alam material ini sibuk lelap meminum-minuman keras duniawi memabukkan". selengkapnya

Ritual Mistik dalam Tantra

kategori: Artikel Baru
Saya lahir dan dibesarkan di bagian India Utara yang telah lama menjadi kubu praktik tantra tempat kelahiran saya Amargarh terletang pada segitiga yang dibentuk oleh tiga kota paling suci di India, yaitu: Waranasi, Allahabad, dan Ayodhya. Waranasi kota terang mewujudkan tradisi spiritual India kuno termasuk semua bentuk tantra. Tantra Hindu, Budha, dan Jain, juga Tantra tangan kiri dan Tantra tangan kanan, tantra-tantra terlarang dan praktik tantra yang bersifat murni yoga. selengkapnya

Sesana Pinandita (kajian singkat)

kategori: Artikel Baru
Pada dasarnya kehidupan manusia sekarang ini sangat dipengaruhi oleh watak (bakat) dari kehidupan pribadi pada masa yang lalu (karma vasana), namun seiring perkembangan usia dan pola pergaulan di tengah masyarakat serta tingkat pendidikan yang diperolehnya telah menyebabkan lahirnya manusia yang memiliki kualitas yang berbeda. Maka jika kita renungkan dan meneliti sejenak kehidupan manusia di sekitar kita, kita akan dapat menemukan orang per orang yang aktivitas kerjanya berbeda-beda. selengkapnya

Belajar dari Jam Dinding

kategori: Artikel Baru
Dilihat orang tua atau tidak, ia tetap berdenting. Dihargai orang atau tidak, ia tetap berputar. Walau tak seorangpun mengucapkan terimakasih, ia tetap bekerja. Setiap jam, setiap menit, bahkan setiap detik. Itulah makna belajar dari jam dinding, terus berbuat baik,meskipun tidak dilihat, tidak dianggap apalagi dihargai, sekalipun bermanfaat bagi orang lain. selengkapnya

Teropong Astrologi 20-05-08

kategori: Artikel Baru
20 Mei 1908 dalam astrologi Hindu jatuh pada Budha Pon Watugunung dan pada waktu itu adalah transisi dari sasih Jyesta ke sasih Sada dalam Surya Pramana. Sasih Jyesta dan Sasih Sada, dalam nama-nama bulan masehi ada dikisaran bulan April-Mei. Pada teks atau Lontar Wariga Sasih Jyesta-Sada, dalam padewasaan disebut sebagai sasih Mala yaitu sasih yang kurang baik dipergunakan dalam upacara Panca Yajna, baik itu Dewa Yajna, Pitra Yajna, Manusa Yajna, Rsi Yajna juga Bhuta Yajna. selengkapnya

Manusa Yajna Tidak Sebatas Upacara Sarira Samskara

kategori: Upacara
Bhakti Marga Yoga adalah menyalurkan atau mencurahkan cinta yang tulus dan luhur kepada Tuhan Yang Maha Esa, kesetiaan kepada-Nya, pelayanan, perhatian yang sungguh-sungguh untuk memujaNya. Bhakti mempunyai pengertian jauh lebih luas dibandingkan dengan persembahyangan. Bhakti merupakan landasan filsafat melalui cinta kasih yang tulus dan pengabdian yang tinggi kepada Tuhan Yang Maha Esa atau sebagai menifestasiNya atau IstadewataNya. selengkapnya

Ajaran Tentang Alam Semesta

kategori: Artikel Baru
Menurut Budi Suci, alam semesta merupakan suatu ruang yang ada di luar diri manusia, ruang yang memiliki kemampuan akan ketergantungan manusia dalam menopang hidupnya. Alam semesta terjadi dalam ciptaan Tuhan. Menurut Sanggar Pengayoman Majapahit, ajaran tentang alam semesta dilaksanakan dengan memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar semua mahluk di dunia damai dan sejahtera. selengkapnya

Sepi Ing Api, Rame Ing Bhakti

kategori: Artikel Pilihan
Selama ini orang lebih mengenal ungkapan “rame ing gawe, sepi ing pamrih”, yang artinya kurang lebih hendaknya dalam melaksanakan kerja lakukanlah dengan tulis ikhlas, tanpa perlu berpikir apalagi bertanya perihal pamrih yang akan didapat. Kerja, kerja, dan kerja begitu kira-kira intisarinya, yang akhirnya kini menjadi slogan popular kabinet kerja Jokowi. Lalu apa makna untaian kata “sepi ing api, rame ring bhakti”? selengkapnya