Artikel Terbaru

Okestra Kasih Sayang Dewi Gangga

kategori: Artikel Baru
Interval kehidupan manusia amat pendek (kadi kedapning kilat). Jika^oleh dibandingkan dengan umur alam semesta, maka umur manusia tidak lebih besar dari waktu yang dibutuhkan elektron untuk mengelilingi inti atom, sebuah satuan waktu yang teramat singkat. Namun dalam jeda itu kehidupan manusia sering hadir dengan warna yang khas untuk mengkonstruksi pelangi peradaban dunia, yang kadang cerah, indah dan mempesona, namun sering juga hadir dengan warna kelabu. selengkapnya

Konsep Taksu dalam Berkesenian dan Kreativitas Seni

kategori: Artikel Pilihan
Jika ditanya apa yang menjadi penentu keberhasilan sebuah pergelaran atau penciptaan seni, hampir dapat dipastikan warga masyarakat Hindu-Bali akan menjawabnya dengan taksu. Masyarakat Bali pada umumnya memandang taksu sebagai kekuatan yang dapat memberi kecerdasan dan kewibawaan kepada pemiliknya Jiwa dan daya pikat bagi karya seni' Pergelaran atau ciptaan seni yang kemasukan taksu akan menjadi hidup dan berjiwa sehingga dapat menggetarkan perasaan para penikmatnya. Sebaliknya, tanpa taksu semuanya itu akan menjadi hampa dan hambar sehingga sulit untuk dinikmati. selengkapnya

Perselingkuhan Kekuasaan dalam Itihasa

kategori: Artikel Pilihan
Ramayana sejatinya banyak memberikan makna khususnya perilaku Rahwana berkuasa sebagai raja. Melalui kekuasaannya Rahwana menculik Sita untuk dijadikan istri, perbuatan ini tentu sangat bertentangan dengan ajaran Dharma. Persistiwa ini sebagai cikal bakal pecahnya perang di Alengka. Sebelum perang dimulai Rahwana berusaha menyeling Sugriwa melalui utusannya. Sang utusan menyampaikan; bahwa Rahwana akan memberikan jabatan yang bagus dan berbagai jenis kekayaan asal mau bergabung dengan Rahwana. Walaupun dengan bermacam jenis siasat liciknya, Sugriwa tetap bertahan kepada pendirian yaitu berpihak kepada Rama. Sugriwa dalam wujud jasmaniah berupa kera mampu berpikir cerdas spiritual, ia begitu setia kepada sahabat yang sangat memegang teguh ajaran Dharma, sehingga ia tidak mudah untuk disogok, mengorbankan kehormatan untuk mendapatkan berbagai macam kekuasaan maupun harta benda. selengkapnya

Yudistira Simbol Kebenaran

kategori: Artikel Pilihan
Yudistira adalah putra Kunti yang lahir dari penyatuan Kunti dengan Dewa Darma (dewa keadilan, dewa kebenaran). Kunti mengundang Dewa Uarma memang atas saran Pandu untuk bisa mempunyai anak. Kunti mampu mengundang semua dewayang dikehendaki, karena ia mempunyai mantra rahasia anugrah seorang pertapa yang bernama Durwasa. selengkapnya

Pahala Anak Patuh Kepada Orang Tua

kategori: Artikel Baru
Dalam melakukan apa saja, seyogianya seorang anak terlebih dahulu mendapatkan persetujuan dari ayah dan ibunya. Serta senantiasa melakukan sesuatu yang membahagiakan gurunya. Selama masih hidup, ayah dan ibu hendaknya didudukkan sebagai guru oleh anak-anaknya. selengkapnya

Cinta Kasih

kategori: Artikel Baru
Kata cinta kasih berasal dari kata "cinta" dan "kasih". Hal ini merupakan dua pasangan kata dimana satu dengan yang lainnya saling berhubungan. Secara harfiah kata cinta mengandung pengertian suka sekali, sayang benar, terpikat atau kasih sekali, ingin sekali, berharap sekali, rindu dan kasih sayang. Sedangkan kata "kasih" mengandung pengertian perasaan sayang karena suka atau cinta, juga berarti belas kasihan. Jadi kata cinta kasih ini mengandung pengertian adalah suatu kerinduan yang mendalam atau rasa kasih sayang yang keluar dari lubuk hati yang paling dalam. selengkapnya

Ilmu Sumber Penyucian Yang Paling Utama

kategori: Artikel Pilihan
HARI Raya Saraswati adalah hari raya untuk mengingatkan umat Hindu untuk memuja Tuhan sebagai sumber dan pencipta ilmu pengetahuan. Pemujaan Tuhan sebagai pencipta ilmu pengetahuan untuk memotivasi umat agar senantiasa mencari ilmu untuk memeli-hara dan mengembangkan ilmu pengetahuan tersebut. selengkapnya

Renungan Menyambut Hari Suci Siwaratri

kategori: Hari Suci
Apabila kita membaca secara seksama sumber-sumber kitab suci yang memuat ajaran tentang Siwaratri seperti Siwa Purana, Padma Purana, Skanda Purana, Garuda Purana, di samping kitab Siwaratri Kalpa sendiri, segera kita mengetahui bahwa ada landasan tattwa yang mendasari ajaran tersebut. Sejumlah kata kunci dalam kaitannya dengan Siwaratri misalnya turu (tidur), tutur (sadar), lupa (lupa), papa (kesengsaraan), punya (kemuliaan), tapa (pengendalian diri), dan brata (janji diri) selengkapnya

Pohon Sami, Rambut Dewa Brahman

kategori: Artikel Pilihan
Prosopis dalam bahasa Yunani beram tidak jelas. Spicigera diambil aan nama Adrian Von der Spigel seorang dokter pada abad keenambelas, Bahasa Sansekerta Shami artinya (buah) polong. Weda memberkati pohon Shami dengan sifat yang mengandung api. Sebuah legenda dalam Reg Weda menceriterakan bahwa Pururavas, leluhur raja-raja dari ras Bulan, termasuk Kurawa dan Pandawa, membuat api yang mula-mula dari zaman purba dengan menggosokkan dua buah cabang pohon yaitu Shami dan Ashvatta (Ficus Religiosa) bersama-sama. selengkapnya

Pohon Kapuk, Rambut Dewa Brahma

kategori: Artikel Pilihan
seperti lengan-lengan yang terentang. Kenyataannya pohon tersebut terlihat seperti sebuah tempat lilin yang bercabang-cabang dengan posisi terbalik. Kulit kayu pada tanaman yang masih muda berwarna hijau dan batangnya dilapisi dengan duri-duri tajam yang berbentuk kerucut. Setelah usianya tua, kulit kayunya berubah warna menjadi abu-abu muda. Daun-daunnya berbentuk seperti ujung tombak, tersusun seperti jari-jari tangan, dan berguguran sebelum pohon ini berbunga. batangnya. selengkapnya