Artikel Terbaru

Upacara Panca Yadnya Dalam Kehidupan Beragama

kategori:
Sejarah menyatakan, bahwa pada jaman dahulu kala di wilayah Nusantara Indonesia telah berdiri Kerajaan-Kerajaan Besar seperti salah satu di antaranya adalah Kerajaan Majapahit yaitu sebuah Kerajaan penganut Agama Hindu yang merupakan Kerajaan terbesar yang bisa menyatukan seluruh wilayahnya sampai ke Madagaskar. Pada jaman itu sudah ada hubungan dagang dengan negara Luar Negeri terutama dengan Negeri Campa, yang saat ini Negara Cina. selengkapnya

Tumpek Landep: Mengasah Rasa Mepertajam Rasio

kategori: Hari Suci
Kutipan dari teks Sundarigama di atas memberi kita pemahaman filosofis, betapa manusia hendaknya tak pernah lupa dengan Sang Hakekat. Parama Wisesa sebagai hakekat tunggal, asal muasal semua makhluk, keberadaannya selalu dalam keadaan dialektika, Ia Sang Hakekat suksma adanya. Ia berada tidak jauh dan tidak dekat, tidak bersatu dan tidak berpisah. Beliau berhak dalam kekuasaan untuk mengambil dan memberi. Dalam konsepsi filosofis sebagaimana kitab-kitab tattwa, Ia adalah Nir. selengkapnya

Kembalilah Kepada Tuhan

kategori: Artikel Baru
Setiap orang tidak bisa menghindari suka lara pati, yaitu kebahagiaan, penderitaan dan kematian. Pada waktu menikmati kesukaan umumnya orang lupa kepada Tuhan, tetapi bila penderitaan menimpa ataupun kematian mendekatinya orang baru teringat kepada Tuhan. Sejak lahir manusia diperkenalkan dengan isi dunia, dan asik bermain-main dengan isi duniawi. Tidak pernah memikirkan apalagi berterima kasih kepada pemilik daripada benda-benda itu. Sudah sepatutnyalah berburu kesenangan duniawi itu dikurangi dengan mengalihkan pandangan kepada Tuhan yang menciptakan alam semesta ini. Kesenangan akan benda-benda duniawi tidak akan pernah dapat dipuaskan dengan memenuhi kesenangan itu sendiri. Seperti menyiram api dengan minyak, api akan berkobar semakin besar. Setitik kesenangan yang kita nikmati selalu terdapat bibit penderitaan didalamnya. selengkapnya

Pohon Asam, Rambut Dewa Brahma

kategori: Artikel Baru
Cerita rakyat yang diketahui tentang pohon Asam menceritakan bahwa pohon itu adalah rumah para roh yang memangsa apa saja yang berada dibawah naungannya. Pohon Asam yang paling terkenal di India terdapat di Gwalior, yang tumbuh dibelakangbatu nisan kuburan seniman musik Tansen kesayangan Kaisar Akbar. Legenda itu menjadikan seluruh penyanyi klasik memakan beberapa daun dari pohon ini agar suara mereka semerdu suara seniman tersebut. selengkapnya

Intelektualitas dalam Memupuk Integritas Diri

kategori: Artikel Baru
Suatu bangsa mengawali pergerakan nasionalnya dalam melalui partisipasi aktif para intelektualnya. Bangsa Indonesia memiliki Ki Hajar Dewantoro, bapak intelektual sepanjang masa. Kitapun punya dr. Soetomo, yang memantik kesadaran 'nasional' dan rasa kebersamaan sebagai suatu bangsa. Kita punya Soekarno-Hatta, duet pemersatu dan pejuang kemerdekaan bangsa. Dan banyak lagi untuk disebutkan satu per satu. selengkapnya

Esensi Padmasana dalam Proses Pendakian Spiritual

kategori: Artikel Baru
Pura sebagai tempat yang disucikan bagi umat Hindu mempunyai arti yang sangat penting dalam setiap aspek kehidupannya, terutama untuk Hindu di Bali. Ini terbukti dengan banyaknya jenis pura sesuai dengan fungsi dan karakterisasinya seperti: Pura Kahyangan Jagat, Pura Subak, Pura Melanting, Pura Kawitan dan sebagainya. Dalam setiap Pura tersebut juga terdapat berbagai macam pelinggih sebagai perwujudan Hyang Widhi dalam berbagai aspek-Nya. selengkapnya

Salya Tantra Ilmu Pengobatan Bedah Menurut Ayurweda

kategori: Artikel Pilihan
Di dalam kitab Sushruta Samhita dikatakan bahwa salya atau pembedahan merupakan terapi atau chikitsa yang paling baik, cepat dan berhasil untuk menanggulangi penyakit tertentu yang memerlukan pengangkatan atau menghilangkan bagian tubuh yang menyebabkan terjadinya penyakit. Menurut istilah Ayurveda, pengobatan dengan cara pembedahan dilakukan terhadap penyakit yang diakibatkan oleh penumpukan unsur tri dosha, dhatu dan mala di dalam tubuh. Dengan cara dibedah akan memberikan kesempatan kepada tubuh untuk mencapai keseimbangan dan keharmonisannya kembali. Salya atau pembedahan tidaklah hanya menyangkut pembedahan atau operasi saja, tetapi termasuk juga bagaimana menegakkan diagnosis, persiapan mengenai metode yang dipergunakan, ukuran, operasi, alat bedah, metode penanganan pasca bedah, dan mengembalikan, kesehatan agar kesehatan kembali normal kembali. selengkapnya

Keharmonisan Adalah Tujuan Hidup

kategori: Artikel Baru
Bicara tentang kondisi bangsa kita saat ini, menurut saya baik-baik saja. Kalau kita mengikuti Berita-berit. Di media memang sepertinya mengerikan. Tetapi kalau dikembalikan pada apa yang sesungguhnya terjadi, tidak sepenuhnya seperti yang digambarkan oleh media. Karena pengalaman saya pribadi juga berbicara terkait dengan keberbedaan kita. Dilingkungan tempat tinggal kita yang dihuni warga yang berbeda agama, kita tidak pernah mengalami hal-hal buruk. Ketika agama menjadi tunggangan atau tumpangan, mungkin inilah yang membuat terganggunya keberagamaan kita. Kita ambil salah satu contoh, kasus GKI Yasmin. Teman-teman mengatakan bahwa itu kasus hukum, bukan kasus agama. selengkapnya

Segara Gunung Pertemuan Lingga dan Yoni

kategori: Artikel Baru
Simbolis dari konsep "Nyegara Gunung" oleh para pinisepuh, para leluhur, para wikan dan para orang-orang arif bijaksana sering diistilahkan dengan pertemuan lingga dan yoni. Di tempat-tempat seperti inilah mereka (Para orang-orang suci) melakukan yoga semadi. Karena mereka meyakini bahwa vibrasi dari tempat tersebut akan memancarkan "aura" keagungNya. Dan biasanya para leluhur akan membangun tempat suci di sekitar areal tempat tersebut. selengkapnya

Citra Wanita Hindu

kategori: Artikel Baru
Dalam masyarakat Bali yang mayoritas Hindu, nilai-nilai luhur ajaran Hindu menata sikap hidup masyarakat, wanita Hindu khususnya di Bali. Dalam masyarakat Bali yang mayoritas Hindu, nilai-nilai luhur ajaran Hindu menata sikap hidup masyarakat, wanita Hindu khususnya di Bali. Dalam ajaran Hindu yang diteraplikasi ajaran weda tersirat dalam kakawin Ramayana, tipe wanita juga tersirat dalam kitab Suci Bhagawadgita. Kecendrungan wanita yang ideal tersebut termasuk kelompok manusia Daivi Sampat/kecendrungan mempunyai sifat kedewataan. selengkapnya