Artikel Terbaru

Kontroversi Tajen dalam Upacara Agama Hindu di Bali

kategori: Artikel Pilihan
Ada dua hal yang menjadi alasan tajen bertentangan dengan agama Hindu. Pertama, tajen adalah judian. Agama Hindu dengan tegas menampik judian. Kedua, tajen adalah perbuatan yang mengandung unsur himsa karma (perbuatan menyakiti makhluk lain); dalam hal ini ayam. Maka jelaslah, baik dari sudut sosial maupun filosofi tajen bertentangan dengan agama Hindu. selengkapnya

Pentingnya Menu Vegetarian Saat Bersekolah

kategori: Artikel Baru
Seperti diketahui tubuh manusia terdiri elemen padat, cair dan gas. Yaitu (bumi), apah (air), teja (api), vayu (udara) dan akasha (eter/gas). Ini yang disebut pancha-mahabutha. Elemen tubuh manusia ini dalam ayurweda disebut dosha : vata (vayu/ udara), pitta (panas/agni) dan kapha (zat cair/padat). Manusia yang sehat saat ketiga unsur dosha itu dalam keadaan stabil secara fisik. Yang lain menyebut sehat sebagai keseimbangan satwam, rajas, tamas. Sehat dalam ayurweda disebutkan: "sama dosha, sama agnisca, sama dathu malakriya. Prasanam atmaen-driyah, manah". Sehat bukan hanya bugar secara fisik namun juga sehat secara abstrak dalam wujud fikiran, rohani/psikologis. selengkapnya

Penyucian Harta Melalui Dana Punia

kategori: Artikel Baru
Tiga paham yang melekat dalam kehidupan manusia pada zaman kali, yakni konsumerisme, hedonisme dan materialisme. Konsumerisme adalah paham atau gaya hidup yang menganggap barang-barang mewah sebagai ukuran kebahagiaan, kesenangan, bahkan ukuran kesuksesan dalam hidup. Konsumerisme juga bisa diartikan sebagai gaya hidup yang tidak hemat. Hedonisme adalah kesenangan atau kenikmatan menjadi tujuan hidup manusia. Materialisme adalah pandangan hidup yang mencari segala sesuatu berlandaskan kebendaan semata dengan menge-nyampingkan segala sesuatu yang bersifat nonmateri, seperti jiwa, roh, cinta, dan yang sejenisnya. Orang-orang yang hidup berorientasi pada materi disebut materialis. selengkapnya

Wanitaning Wanita

kategori: Artikel Baru
Sejak bahasa Indonesia dilegitimasi sebagai bahasa Negara dan bahasa Nasional, ada dua leksikon bahasa Indonesia digunakan menggambarkan manusia berjenis kelamin bukan laki-laki (imaskulin), yaitu 'wanita ' dan 'perempuan ' (femi-nim). Disamping itu, ada kata 'dara ', 'gadis ', dan 'perawan ' untuk menyebut wanita atau perempuan yang belum dewasa. Awalnya, para linguis memperdebatkan penggunaan dua kata tersebut dengan argumennya masing-masing. Ada yang lebih cenderung menggunakan kata 'wanita', kelompok lain yang dimotori oleh Sutan Takdir Alisyahbana lebih memilih kata 'perempuan'. Sampai sekarang, kedua kata tersebut digunakan secara bebas. selengkapnya

Drupadi

kategori: Artikel Baru
Dewi Drupadi galau, sedih berlinang air mata. Harapan hidupnya pupus ketika dir-inya dipertaruhkan di meja perjudian. Keputusan suaminya, Yudistira, yang menjadikannya taruhan dalam perjudian dengan Duryadana, nyaris membuatnya putus asa. Tindakan suaminya tergolong luar biasa, aneh, dan sulit diterima akal sehat oleh seorang istri yang setia penuh cinta. Sialnya, Panca Pandawa kalah permainan dadu karena akal bulus Sakuni. selengkapnya

Yang Dikalahkan: Ekalawya

kategori: Artikel Pilihan
Ekalawya nama seorang anak lelaki yang tidak tahu babad keluarganya. Tidak tahu babad artinya tidak tahu “siapa” dirinya. Lebih lanjut, berarti tidak punya identitas keleluhuran. Identitas yang satu itu pada masanya adalah sebuah harga mati. Maksudnya, banyak orang dinilai [dihargakan] seperti mati tanpa punya identitas yang satu itu. selengkapnya

Yang Dikalahkan: Rahwana Bagian Empat

kategori: Artikel Pilihan
Kekalahan Rahwana pertama-tama adalah kehendak pengarang. Tapi pengarang tidaklah sendirian dalam memutuskan kekalahan Rahwana. Karena di belakang otak pengarang ada sindikat yang terdiri dari tradisi, ajaran, moral, mazhab, audiens, norma, etika, aturan, lembaga, dan bahkan dewa-dewa. Semua itu bekerja dengan caranya masing-masing, sangat halus, dan lama kelamanaan menjadi pandangan dunia pengarang. Semua itulah yang menghendaki seorang Rahwana harus kalah. Harus dimatikan. Dan sebelum dimatikan, ia masih harus dihajar. Bukan hanya fisiknnya, juga propertinya, kerajaannya, dan benda-benda termasuk orang-orang kesayangannya. Selesai? selengkapnya

Vibrasi Doa Bisma di Pagi Hari

kategori: Artikel Pilihan
Udara dingin menyelimuti kota Hastinapura. Raja Sentanu masih diperaduan bersama Dewi Satyawati, mereka enggan keluar bilik, karena kondisi dingin memang selalu tak ramah di akhir bulan Kartika. Namun di sudut kerajaan yang asri, saat subuh menjelang pagi itu terasa amat menyejukkan, sebab pancaran api pemujaan telah menyala, menghangatkan suasana, untuk menyongsong sang surya. Bau harum asap kayu cendana memberikan pertanda bahwa doa dan mantra sedang diuncarkan untuk menginisiasi roda kehidupan yang mulai berputar. selengkapnya

Pendidikan Anak Usia Dini dalam Keluarga

kategori: Artikel Baru
Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) atau Pendidikan Anak Dini Usia (PADU) - early chilhood education adalah pendidikan yang ditujukan bagi anak-anak usia prasekolah dengan tujuan agar anak dapat mengembangkan potensinya sejak dini, sehingga mereka dapat berkembang secara wajar sebagai anak. Tujuan PADU adalah agar anak memperoleh rangsangan intelektual, sosial, dan emosional sesuai dengan tingkat usianya. Hal ini perlu ditekankan, agar PADU tidak te/gelincir pada praktek-praktek bernuansa akademik sebagaimana terjadi di sebagian Taman Kanak-kanak (TK) dewasa ini. selengkapnya

Klaim Sepotong Surga

kategori: Artikel Baru
Seorang pemuda Hindu bertanya kepada temannya yang seorang Muslim, "Jika Anda berbuat sesuai dengan ajaran Al Qur'an, lalu mendapat 'upah' dari Allah berupa tempat yang 'super istimewa' bernama 'surga', apakah mungkin Anda akan berjumpa dengan saya di sana?" Karena kurang mengerti dengan maksud pertanyaan itu, teman emuda itu balik bertanya, "Maksud Anda? Begini...., jika saya juga berbuat sesuai dengan ajaran Weda, apakah mungkin nanti saya akan berada satu tempat dengan Anda di Surga itu? Teman si Pemuda itu kemudian menjawab, "Tidak mungkin! Hanya orang-orang Muslim yang akan berada satu tempat dengan saya. Hanya mereka yang menyembah Allah yang bisa masuk surga! Jika ingin masuk surga Anda mesti masuk Islam terlebih dahulu!" Bibir pemuda itu mendadak bergetar, lidahnya kelu. selengkapnya