Artikel Terbaru

Arti Saraswati

kategori: Hari Suci
Kata "Saraswati" adalah sebuah nama suci untuk menyebutkan sosok Dewi Ilmu Pengetahuan. Kata Saraswati itu terdiri secara etimologi berasal dari kata 'saras' dan 'wati'. Kata "saras" yang juga berasal dari urat kata sansekerta "sr" memiliki arti mata air, terus-menerus atau sesuatu yang terus-menerus mengalir. Sedangkan Kata "wati" berarti yang memiliki. Arti lengkap kata "Saraswati" adalah sesuatu yang memiliki atau mempunyai sifat mengalirkan secara terus menerus air kehidupan dan ilmu pengetahuan. selengkapnya

Agama dan Perdamaian Perspektif Hindu

kategori: Artikel Baru
Agama sebagai sebuah ajaran yang diturunkan/diwahyukan/difirmankan/disabdakan oleh Tuhan Yang Maha Esa, pada dasarnya bertujuan untuk mengarahkan umat-Nya pada kedamaian dan perdamaian. Hal tersebut nampak dalam salam yang menjadi ciri khas tiap-tiap agama, seperti sa-lam (Islam), sa-lom (Kristen), sa-nti (Hindu), sa-dhu (Buddha), sa-nzai (Khonghucu), sa-he (Kaharingan), sa-mpurasun (Sunda Wiwitan) yang kesemuanya memiliki arti yang sama yaitu damai. selengkapnya

Sepenggal Kisah Sejarah Majapahit di Negeri Atas Angin

kategori: Artikel Baru
Berdasarkan arca yang ditemukan di candi ini, yaitu berupa arca Siwa dan arca Wisnu, dapat dikatakan bahwa Candi Ngetos bersifat Siwa–Wisnu. Kalau dikaitkan dengan agama yang dianut raja Hayam Wuruk, amatlah sesuai yaitu agama Siwa-Wisnu. Menurut seorang ahli (Hoepermas), bahwa didekat berdirinya candi ini pernah berdiri candi berukuran lebih kecil (sekitar 8 meter persegi), namun bentuk keduanya sama. N.J. Krom memperkirakan bahwa bangunan candi tersebut semula dikelilingi oleh tembok yang berbentuk bulat cincin. selengkapnya

Candi Kotes, Peninggalan Majapahit di Wilayah Blitar

kategori: Artikel Baru
Candi Kotes adalah sebuah candi yang terletak di sebelah selatan lereng gunung Kelud, tepatnya di Desa Kotes, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Berdasarkan namanya pasti kita mengira kalau nama candi tersebut diambil dari nama desa Kotes tersebut. Menurut ceritanya, konon pada jaman dahulu pada daerah sekitar candi tersebut terdapat sebuah kolam yang berisi banyak ikan gabus, anak ikan gabus tersebut biasa disebut Kotesan, oleh karena itu muncullah sebuah nama yaitu Kotes, dan menjadi nama Candi sekaligus desa Kotes. selengkapnya

Nilai-Nilai Agama Hindu dalam Tutur Gong Besi Bagian Dua

kategori: Artikel Pilihan
Naskah tradisional Bali yang sarat dengan nilai-nilai agama Hindu salah satunya adalah Tutur Gong Besi. Naskah ini adalah sebuah teks kuna yang- telah didokumentasikan oleh Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, yang pada awalnya berupa lontar dengan aksara Bali berbahasa Jawa Kuna dan kini telah dialihaksarakan ke dalam aksara latin dengan terjemahan ke dalam bahasa Indonesia oleh tim penyalin/penerjemah. selengkapnya

Candi Jawi, Jejak Peninggalan Singhasari di Pasuruan

kategori: Artikel Baru
Candi Jawi terletak di kaki Gunung Welirang, tepatnya di Desa Candi Wates, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, sekitar 31 km dari kota Pasuruan. Bangunan candi dapat dikatakan masih utuh karena telah berkali-kali mengalami pemugaran. Candi Jawi dipugar untuk kedua kalinya tahun 1938-1941 dari kondisinya yang sudah runtuh. Akan tetapi, pemugaran tidak dapat dituntaskan karena banyak batu yang hilang dan baru disempurnakan pada tahun 1975-1980. selengkapnya

Candi Kethek Tempat Ruwatan Pernah Jadi Istana Kera

kategori: Artikel Pilihan
Gunung Lawu tidak hanya memiliki sejuta keindahan panorama alam namun juga menyimpan nilai sejarah religi dan spiritual yang tinggi. Selain di gunung ini terdapat situs sejarah candi Sukuh dan candi Cetho, juga terdapat Candi kethek di kawasan ini. Candi Kethek ini terletak di Dusun Cetho, Desa Gumeng, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar, tepatnya sebelah timur laut Candi Cetho dan menempati lahan milik Perum Perhutani. selengkapnya

Memahami Kehadiran Bhuta Kala

kategori: Artikel Baru
Bhuta Kala sebutan yang diberikan pada sosok mahluk jahat dengan wujud wajah menyeramkan, galak dan muncul sebagai makhluk penggoda. Menghuni tempat-tempat yang angker kuburan, jurang dan pohon-pohon besar, demikian juga tempat yang tidak Pernah dijamah atau bangunan yang telah lama ditinggalkan manusia adalah rumahnya. Banyak legenda mengisahkan bhuta kala yang dihubungkan dengan kehidupan manusia bahkan juga kehidupan para dewa. Beberapa dari legenda tersebut mengilhami terjadinya suatu tempat, nama suatu daerah dan ritual sebuah upacara sakral. selengkapnya

Kremasi Jenazah Suku Karo Tempo Dulu

kategori: Upacara
Tradisi pembakaran mayat atau kremasi jenazah telah dikenal oleh masyarakat suku Karo yang dikenal dengan adat Sirang-sirang. Tradisi ini dilaksanakan oleh suku Karo marga Sembiring. Hal ini menunjukkan adanya pengaruh Hindu dalam budaya suku Karo terutama marga Sembiring yang menurut beberapa ahli sejarah berasal dari India. selengkapnya

Nilai-Nilai Agama Hindu dalam Tutur Gong Besi

kategori: Artikel Pilihan
Naskah tradisional Bali yang sarat dengan nilai-nilai agama Hindu salah satunya adalah Tutur Gong Besi. Naskah ini adalah sebuah teks kuna yang- telah didokumentasikan oleh Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, yang pada awalnya berupa lontar dengan aksara Bali berbahasa Jawa Kuna dan kini telah dialihaksarakan ke dalam aksara latin dengan terjemahan ke dalam bahasa Indonesia oleh tim penyalin/penerjemah. selengkapnya