Artikel Terbaru

Medsos dan Budaya Koh Ngomong

kategori: Artikel Baru
Sebuah ungkapan sederhana ‘Aywawere’ pemah tumbuh subur dan berkembang secara luas di masyarakat pada zamannya. Pertanyaan-pertanyaan yang menyinggung persoalan-persoalan agama dan budaya yang kerap tidak mendapat jawaban yang memuaskan selalu diakhiri dengan ucapan ‘Aywawere’ sebagai jawaban pembenar terakhir yang tidak terbantahkan. Sesungguhnya 'Aywawera' ini sebuah ungkapan yang pemah tenget (sakral) beberapa dekade yang lalu, namun kini di era digitalisasi ungkapan tersebut sayup-sayup mulai tidak terdengar denyut nadinya. selengkapnya

Politik Aywawere, masihkah?

kategori: Artikel Baru
Bali itu penuh simbol. Tak banyak yang bisa langsung memahami maknawinya. Pun peneliti asing, Sthepen Lansing (2006) salah satunya. Hildred Geertz (1975) saat menulis kekerabatan orang Bali juga pusing, dan menyimpulkan Bali itu dalam banyak hal misleading. Durasi dalam kebudayaan lain adalah kenyamanan waktu, di Bali tidak berlaku. Sirkulasi lebih penting karena banyak idiom justru bisa lahir. Bali itu dinamis, tak pemah diam, namun dalam ritmiknya malah tak mau pergi ke puncak. selengkapnya

Aywawera Millenial: Dunia tanpa pintu

kategori: Artikel Baru
Ini zaman "nov" begitulah akun Facebook sumringah, tetua kita menyebutkan "wartamana". Postulat perubahan itulah yang abadi demikianlah perubahan dari zaman perangko, telegram, telephone, hand-phone entahlah apa lagi yang akan datang. Bill Gates dengan bijak mengeluarkan anak panah “we always overestimate the change that will accur in the next two years and underestimate the cahne that will accur in the next ten. Don’t let yourself be lulled into inaction” bahwa kita terlalu menaksir terlalu tinggi perubahan yang akan terjadi dalam 2 tahun kedepan dan meremehkan perubahan yang dapat terjadi 10 tahun ke depan selengkapnya

Yoga Tidur

kategori: Artikel Pilihan
Mungkin banyak orang pernah merasakan keadaan rileks maksimal ketika tubuh dalam keadaan setengah tidur dan setengah terjaga. Keadaan ini bisa dikatakan sedang dalam proses menuju tidur. Dewasa ini, keadaan setengah tidur ini dengan sengaja dicari melalui sebuah teknik rileksasi, atau disebut yoga nidra (yoga tidur). Dalam keadaan ini, tubuh akan rileks secara sempurna dan para praktisi secara sistematis semakin meningkat kesadarannya menuju dunia bhatin melalui instruksi verbal. selengkapnya

Aywawera: Elemen atau Ornamen?

kategori: Artikel Baru
'Aywawera' atau ‘haywa werah’ adalah sebuah kata majemuk atau klausa imperatif (subjek orang kedua lesap) bentukan dari 'aywa atau haywa (jangan, janganlah)’ dan ‘werah atau wera (membuka rahasia, lalai, ceroboh; ribut, heboh)’. Kata ini passim ditemukan terutama dalam teks-teks tutur berbahasa Jawa Kuna dan Kawi-Bali yang umumnya ditulis 'ajawera'. Khusus untuk kata 'aywa', bentuknya beragam dalam bahasa Jawa Kuna, seperti ‘haywa’, ‘aywa’, ‘hayo, ayo, aja' belakangan berubah menjadi ‘ojo’ dalam bahasa Jawa Modern. selengkapnya

Ajya Wera, Aja Ewere

kategori: Artikel Baru
Mengacu pandangan Pierre Bourdieu, salah satu modal besar yang dimiliki umat Hindu (Bali) adalah modal simbolik. Modal simbolik meliputi segala bentuk prestise, status, otoritas dan legitimasi. Khusus terkait dengan legitimasi, modal simbolik, merupakan upaya melestarikan dan meningkatkan pengakuan sosial melalui reproduksi skema-skema persepsi yang paling cocok hingga menghasilkan tindakan-tindakan simbolik yang bahkan kemudian diwarisi turun temurun. selengkapnya

Bhur Bhuvah Svah Tiga Kesadaran Alam

kategori: Artikel Pilihan
Maha vyarti Om Bhuh, Om Buvah, Om Svah merupakan mantra yang mendahului savitri mantra atau yang lebih populer sebagai Gayatri Mantra (RV 3.62.10). Selama melantunkan savitri mantra, nyanyian ini didahului oleh suku kata OM dan kata bhur bhuvah svah mengikutinya. Dalam Taittiriya Aranyaka (2.11.1-8), dijelaskan bahwa savitri mantra harus dinyanyikan dengan suku kata Om, diikuti oleh tiga Vyahrtis. selengkapnya

Aywawere dan Labirin Dunia Maya

kategori: Artikel Baru
Orang-orang bijak terdahulu telah memiliki klasifikasi pengetahuan untuk menentukan mana ajaran yang dapat disebarluaskan pada masyarakat dan mana ajaran yang sepatutnya dirahasiakan. Nilai dan kemanfaatan pengetahuan tampaknya menjadi pertimbangan moral yang utama sehingga kebenaran dan kebaikan senantiasa diletakkan dalam kerangka dialogis-transformasional. Dialogis bahwa pengetahuan yang benar, juga harus memenuhi syarat menjadi pengetahuan yang baik, yakni nilai dan kemanfaatannya bagi masyarakat. selengkapnya

PAUD Menurut Pandangan Hindu

kategori: Artikel Baru
Mungkin semua orang akan sepakat jika dikatakan bahwa setiap anak yang lahir dalam keluarga merupakan harta yang terindah dan tak ternilai harganya. Anak-anak itu dapat diibaratkan bagaikan bejana-bejana suci yang tidak seorang pun di dunia ini mampu menakar secara material berapa nilai (harga) kehadiran seorang anak di tengah-tengah keluarga yang senantiasa berharap akan kehadiran rnereka. selengkapnya

Aywawere Sebuah Keniscayaan

kategori:
Aywawere dalam konstelasi pikir masyarakat Hindu merupakan istilah esensial. Betapa tidak, istilah itu sangat mendasar, menentukan plot pemikiran filsafati mengenai “pemahaman” ataupun “ilmu pengetahuan” terpenting tentang esensi agama Hindu. Esensi srada tentang ke-Tuhan-an dan bhakti sebagai wujud memahami satyam (kebenaran: sat), siwam (kesucian: cit), sundaram (keindahan: kebahagiaan: ananda). selengkapnya