Artikel Terbaru

Tujuan Ayurweda

kategori: Artikel Baru
Secara umum masyarakat mengenal bahwa Ayurveda adalah tata cara pengobatan tradisional yang berasal dari India. Atau ada yang lebih memahami mengatakan bahwa Ayurveda adalah ajaran tentang pengobatan yang diturunkan oleh Tuhan melalui kitab suci Weda di tanah India untuk mendiagnosis, memprognosis, mengobati, mencegah, rehabilitasi, promosi dan menyehatkan manusia agar dapat berumur panjang. Jika disimak lebih rinci lagi tujuan dari Ayurveda jelas tidak hanya terbatas pada tata cara pengobatan saja, tetapi jauh melampaui batas-batas itu. selengkapnya

Yama dan Maya

kategori: Artikel Baru
Ketika kita membaca kakawin Siwaratri kalpa pada malam Siwa atau Siwaratri yang baru lalu, selain Hyang Siwa ada tokoh lain yang menarik perhatian kita yaitu Bhatara Yama, disebut juga Bhatara Dharma. Dalam struktur kedewaan beliau berada di bawah Hyang Siwa, namun memiliki tugas penting yaitu untuk mengadili manusia. Ketika Lubdhaka mendapat perlindungan Hyang Siwa, karena ia melaksanakan Brata Siwaratri dengan tepat dan benar, maka Bhatara Yama datang menghadap Hyang Siwa menanyakan perihal yang satu itu. selengkapnya

Sejarah Candi Dieng di Wonosobo yang Beraliran Siwa

kategori: Artikel Baru
Kumpulan candi yang bernuasa Hindu Syiwa ini, diperkirakan dibangun antara akhir abad ke-8 sampai awal abad ke-9. Candi Dieng ini diduga merupakan candi tertua di Jawa. Sampai saat ini belum ditemukan informasi tertulis tentang sejarah Candi Dieng, namun para ahli memperkirakan bahwa kumpulan candi ini dibangun atas perintah raja-raja dari Wangsa Sanjaya. Di kawasan Dieng ini juga ditemukan sebuah prasasti berangka tahun 808 M, yang merupakan prasasti tertua bertuliskan huruf Jawa kuno, yang masih masih ada hingga saat ini. selengkapnya

Banda dan Moksa

kategori: Artikel Baru
Pemahaman berdasarkan pengetahuan intlek mengenai Bandha (belenggu), akan dapat membantu memberikan pengetahuan tentang pengendalian diri, guna jiwa-jiwa mencapai kebebasan, bila mana ketidaktahuan mengenai Bandha (belenggu), usaha belenggu akan melilitnya, akan melahirkan kegelapan, maka jiwa-jiwa tidak akan mendapatkan "kebebasan" yang diperoleh jiwa, sesungguhnya berdasarkan yang satu, eternal dan universal, yang merupakan realitas dari atman. Atman adalah realitas jiwa yang merupakan eksistensi eternal, kesadaran dan kebahagiaan serta identik dengan Brahman. selengkapnya

Konsep Mati Menurut Hindu

kategori: Upacara
Setiap orang yang lahir pasti akhirnya meninggalkan dunia ini. Hal itu disebut mati atau meninggal. Dalam Bhagawad Gita XIII.8 dinyatakan ada enam hal yang wajib kita renungkan setiap saat. Janma dan Mrtyu yaitu lahir dan mati. Jara dan Wiyadhi artinya tua dan sakit. Duhkha dan Dosa artinya pernah sedih dan pernah salah berdosa. Demikian juga Canakya Niti IV. 1 menyatakan nasib manusia sudah ditetapkan saat masih dalam kandungan termasuk Nidahana atau kapan manusia itu mati. selengkapnya

Puri dan Purohita

kategori: Artikel Baru
Puri atau istana seorang raja adalah tempat tinggal seorang pemimpin atau penguasa. Keindahan sebuah puri di dalam kakawin Ramayana, karya sastra tertua dan terindah dalam jenis kakawin dilukiskan sebagai benkut: adalah sebuah puri bagaikan istana Hyang Indra, dipenuhi oleh orang-orang suci dan susila, puri itu bernama Ayodya, begitu termasyur. Keindahan sorga dikalahkan oleh keindahan puri Ayodya, orang-orang yang ada di dalamnya senantiasa bersuka cita, baik pada musim hujan maupun pada musim kemarau. selengkapnya

Mantra dan Yantra

kategori: Artikel Baru
Yajna berasal dari bahasa Sansekerta, terbentuk dan akar kata yaj berarti memuja, menyembah. Pemujaan atau penyembahan tersebut ditumbuhkan untuk mencangkup aspek-aspek kehidupan yang beragam serta aksistensi kehidupan sebagai suatu kesatuan. Secara sepintas yajna terlihat sebagai suatu ritualistik, tetapi sesungguhnya di dalamnya terkandung aspek sosiologis, kosmologis dan religio-filosofis. selengkapnya

Disiplin Menurut Panca Niyama

kategori: Artikel Baru
Ajaran kedisiplinan dalam Panca Niyama ini terdiri dari saucha (menjaga dan meningkatkan kesucian badan serta pikiran), santosha (menjaga rasa damai dan rasa puas diri), tapa (ketekunan dan usaha keras dalam melakukan suatu pekerjaan), svadhyaya (hasrat untuk menuntut ilmu), dan ishvara panindhana (memuja Tuhan sesuai ajaran agama yang ada). selengkapnya

Keunikan Arca Ganesha Bhairawa Karangkates

kategori: Artikel Baru
Arca Ganesha ini terletak di belakang Kompleks Wisama Perum Jasa Tirta, Desa Karangkates, Malang. Lokasi situs Ganesha memang tidak bisa dilihat dari jalan utama jurusan Malang-Blitar, karena, di sana juga tidak ada papan nama yang menunjukkan jalan menuju ke situs tersebut. Namun, jika bertanya kepada warga sekitar, maka akan langsung ditunjukkan arahnya. Untuk menuju arca Ganesha ini dari arah Kota Malang, hendaknya jangan melalui jalan yang melintas di atas Bendungan Karangkates, tetapi lurus saja mengikuti jalan raya, setelah itu terdapat sebuah masjid di sisi kanan jalan. selengkapnya

Pengorbanan Suci untuk Kesejahteraan Bersama

kategori: Upacara
Konsep persembahan dan yadnya ini juga sinkron dengan tiga tujuan dalam mengamalkan ajaran agama. Pertama, untuk meningkatkan kualitas diri pribadi. Kualitas diri ini adalah sehat jasmani dan rohani, tenang dalam menghadapi berbagai gejolak hidup, memiliki ilmu pengetahuan yang cukup lewat pendidikan yang memadai. Ini disebut Swa Artha. Yang kedua disebut Para Artha, yaitu mengabdi kepada sesama manusia ciptaan Tuhan. Tolong menolong berdasarkan kasih dan dilandasi dengan punia yang tulus ikhlas (lascarya). selengkapnya