Artikel Terbaru

Catur Budhi dan Panca Klesha

kategori: Artikel Pilihan
Purusa memiliki kesadaran yang disebut Chitta. Setelah Purusa bertemu dengan Pradana dari Pradana muncul Klesa. Chitta memiliki empat kekuatan, yaitu Dharma, Jnyana, Wairagia dan Aiswara. Sedangkan Klesa memiliki lima kekuatan, yaitu: Awidya, Asmita, Raga, Dwesa dan Abhinivesa. Kekuatan Chittta melahirkan kecenderungan kedewaan dan kekuatan Klesa melahirkan kecenderungan keraksasaan. Dalam Bhagawadgita kecenderungan kedewaan itu disebut Daiwi Sampad, sedangkan kecenderungan keraksasaan disebut Asuri Sampad. selengkapnya

Yajna untuk Memperkuat Sraddha

kategori: Upacara
Dalam kehidupan beragama, keimanan kepada Tuhan yang mantap akan menjadikan seseorang bhakti terhadap yang diimaninya. Oleh sebab itu, baik sraddha maupun bhakti bukanlah sesuatu yang bisa dimiliki secara tiba-tiba, melainkan harus dilatih secara terus menerus, terutama melatih rasa. Olah intelek terutama di bidang pengetahuan ketuhanan sangat membantu memunculkan, menumbuhkan, dan meneguhkan sikap sraddha dan bhakti, tetapi itu saja belum cukup. Pengetahuan ketuhanan (tattwa) yang baik akan menghasilkan kualitas sraddha dan bhakti yang baik dan kuat bilamana diuji dalam pengalaman langsung, dan pengalaman hanya bisa diperoleh dengan cara mempraktikkan ajaran-ajaran tattwa (filsafat ketuhanan), sila (meneladani perilaku orang-orang suci dan arif bijaksana). selengkapnya

Beryadnya Sesuai Kemampuan

kategori: Upacara
Di masa lalu menjelang ada yadnya kesibukan jadi luar biasa. Rangkaian sesajen dibuat jauh sebelumnya. Juga kue-kue khas: jaje sirat, kaliadrem, dodol, satuh, tape dan banyak lagi. Ketika yadnya berlangsung, rangkaian sesajen sudah kusam, kue khas itu sudah pada jamuran, tak layak lagi dimakan. Tak ada yang bertanya, "Apakah tidak kasihan Tuhan diberi sesajen yang sudah bau?" Semuanya pada maklum. selengkapnya

Mata Uang Majapahit

kategori: Artikel Baru
Trowulan, sebagai salah satu kota kuno masa klasik, memiliki peninggalan mata uang yang merupakan salah satu bukti adanya sistem moneter dan hubungan perdagangan dengan bangsa lain. Mata uang yang ditemukan selain dari mata uang lokal (kepeng) adalah banyaknya mata uang Cina. Hingga saat ini temuan mata uang Cina yang berhasil diselamatkan di Balai Pelestarian Purbakala Trowulan sebanyak 34.175 keping koin Cina, baik dalam kondisi utuh maupun pecah atau telah mengalami patinasi. selengkapnya

Siwa Nataraja: Filsafat dan Estetikanya [2]

kategori: Artikel Pilihan
Eksistensi Siwa Nataraja sebagai sebuah fenomena agama, filsafat, spiritualitas dan budaya di dalam kebudayaan India, khususnya India Selatan memang menarik direnungkan manakala kita ingin mengembangkan seni yang dihajatkan untuk pembebasan. Konsep Siwa Nataraja dapat memberikan arah yang jelas proses kreatif dalam berkesenian. selengkapnya

Wanita - Madunya Mantra dan Yadnya

kategori: Artikel Pilihan
Kutara Manawa, menjelaskan bahwa, suami istri merupakan cikal bakal terbentuknya hukum kehidupan, baik sebagai panutan, di bidang spiritual, ia juga sebagai panutan tata kehidupan bermasyarakat maupun bernegara, di samping merupakan dasar utama, terjadinya tata hukum Pewarisan bagi anak-anaknya selengkapnya

Ajaran Brata Dalam Wratisasana

kategori: Artikel Baru
Sebuah naskah tradisional Bali yang sarat dengan ajaran tata susila Hindu dinamai lontar Wratisasana. Naskah ini ada dikoleksi di gedong Kirtya Singaraja, juga ada dikoleksi di Kantor Dokumentasi Kebudayaan Bali, di Perpustakaan Faksas Unud Denpasar, serta di beberapa perpustakaan pribadi pada tokoh agama Hindu di Bali. Naskah ini berbahasa Sansekerta dengan terjemahannya atau bahasan artinya ke dalam bahasa Jawa Kuna. selengkapnya

Rasa, Virya dan Vipaka

kategori: Artikel Baru
Menurut Ayurweda, makanan tidak hanya terletak pada kuantitasnya, tetapi juga dalam hal kualitasnya. Yang dimaksudkan dengan kuantitas adalah banyaknya atau jumlah dan mudahnya makanan dibakar didalam tubuh. Dinilai dari kuantitasnya apakah makanan tersebut mampu menghasilkan sejumlah energi atau substansi vital yang mencukupi guna memenuhi kebutuhan tubuh melakukan segala aktivitasnya, terutama untuk bergerak dalam menjalani kehidupan sehari-hari. selengkapnya

Transplantasi Adalah Yadnya Mulia

kategori: Artikel Baru
Pesamuhan Sabha Pandita Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) yang digelar di Jakarta pekan lalu menghasilkan salah satu keputusan yang menyangkut transplantasi. Dengan kalimat yang sederhana inti dari keputusan itu adalah “transplantasi adalah yadnya yang utama dan sangat mulia”. Disebut utama dan mulia karena dengan memberikan donor dari organ tubuh seseorang maka ada orang lain yang berkesempatan menikmati hidup yang normal. Membantu kehidupan seseorang tentulah yadnya yang sangat mulia. selengkapnya

Sumpah Gajah Mada

kategori: Artikel Pilihan
Sudah pasti bahwa sumpah Gajah Mada tentang perubahan politik pemerintahan diucapkan pada atau sesudah tahun saka 1256 atau tahun Masehi 1334. Para menteri duduk padat di panangkilan menghadap sang rani. Di hadapan sang rani, didengar oleh semua menteri, Gadjah Mada sebagai patih amangku bumi bersumpah :"Jika telah berhasil mendudukkan Nusantara, saya baru akan beristirahat. Jika Gurun, Seran, Tanjung Pura, Haru, Pahang, Dompo, Bali, Sunda, Palembang, Tumasik telah tunduk, saya baru akan beristirahat". selengkapnya