Artikel Terbaru

Agama, Kepribadian dan Spiritualitas

kategori: Artikel Baru
Tak dapat dipungkiri bahwa agama yang dianut seseorang membentuk dasar "Kepribadian"nya. Seberapa besar IA menerima manfaat dari agama yang dianutnya, di dalam membentuk Kepribadiannya, ditentukan oleh seberapa banyak IA berhasil mencerap "nilai-nilai luhur" yang dikandung agama yang dianutnya. selengkapnya

Penjabaran Siwaratri dalam Pendidikan

kategori: Hari Suci
Siwaratri (malam Siwa) sebagai salah satu hari raya agama Hindu. Siwaratri jatuh pada panglong ping 14 sasih kapitu (hari keempat belas menuju bulan mati pada bulan ketujuh, perhitungan bulan Bali). Untuk tahun ini, jatuh pada Jumat, 8 Januari 2016. Umat Hindu biasanya merayakannya dengan melakukan sambang semadi (perenungan) memuja kebesaran Tuhan dalam manifestasinya sebagai Siwa. Diharapkan umat Hindu bisa merayakannya dengan memuja kebesaran Dewa Siwa pada saat Siwaratri. selengkapnya

Mewujudkan Kebangkitan Spiritual Melalui Yoga

kategori: Artikel Baru
Berbicara tentang spiritual adalah pembicaraan tentang kerohanian. Spiritual juga menyangkut tentang kejiwaan yang lazimnya juga diistilahkan dengan psikologi atau mano vijnana. Dalam pandangan yang lebih umum, bahwa spiritual menyangkut tentang sumber hidup dan kehidupan bagi manusia. Inti hidup dan kehidupan dari manusia itu sendiri adalah jiva atau atma. Sering juga dikenal dengan nama sukma. selengkapnya

Saraswati Yantra Istana Cinta

kategori: Hari Suci
Membangun peradaban cinta kasih dalam ikatan sumpah setia, di antara dua tali kasih yang siap kepelaminan yaitu dampati (satu rumah dua tuan/suami istri), maka yantra merupakan bagian yang demikian penting, guna meningkatkan kecerdasan, mengikat cinta kasih yang akan melangsungkan pernikahan, dan sangat baik pula memelihara dampati. selengkapnya

Smara Pura

kategori: Artikel Baru
Kelungkung disebut juga Smara Pura. Kung dalam bahasa Kawi berarti "Keindahan", baik keindahan alam maupun rasa indah di dalam hati : maka Kung juga berarti "Cinta" Seorang Kawi yang menulis kaidah keindahan kakawin memakai nama Mpu Tanakung. Disamping menulis kakawin Wreta Sancaya, beliau juga menulis kakawin Siwa Ratrikalpa dan sejumlah kakawin lainnya. Dalam karyanya berjudul Bhasa Tanakung, beliau menyatakan dirinya masih sangat jauh dari "kung" itu sendiri. selengkapnya

Perkawinan Sejenis dalam Perspektif Hindu

kategori: Artikel Baru
Guna mempertahankan eksistensinya, setiap makhluk hidup memiliki naluri untuk berkembang biak. Manusia sebagai insan berbudi luhur, mengatur naluri berkembang biak itu dalam sebuah lembaga perkawinan, baik melalui norma hukum maupun norma sosial. Bahkan, Tuhan Yang Maha Esa melalui ajaran agama yang diturunkan-Nya -termasuk agama Hindu, memberi tuntunan yang jelas tentang perkawinan. selengkapnya

Pernapasan Saat Muspa

kategori: Artikel Baru
Proses bernafas berlangsung secara otomatis tanpa dipengaruhi kehendak. Hal ini diakibatkan karena pengendalian saraf otonom yang dimiliki oleh manusia seperti halnya pergerakan jantung dan pencernaan. Berbeda dengan otot rangka yang bisa diperintah oleh kehendak, otot-otot pernafasan memiliki struktur sendiri, bekerja dengan sistem mandiri. selengkapnya

Fungsi dan Makna Keris di Bali

kategori: Upacara
Keris adalah senjata tradisional yang mempunyai banyak keunikan. Ditinjau dari bentuknya keris adalah senjata tikam yang tajam dan memiliki sisi tajam di kedua sisinya atau bermata dua, serta ada keris yang lurus dan ada juga keris yang berkeluk-keluk (luk). Keris yang berluk mempunyai banyak nama tergantung jumlah luk pada setiap keris serta mempunyai Khasiat tersendiri. Bagian-bagian keris antara lain : Wilahan (bilah keris), Ganja, Dhapur, Pamor, Danganan (Hulu Keris), Werangka (sarung keris), dan Wewer. selengkapnya

Memuja Tuhan, Bukan Berhala

kategori: Artikel Baru
Umat Hindu di Bali berbeda dengan umat Hindu di daerah lain karena lebih banyak melaksanakan ajaran Karma Marga dan Bhakti Marga. Sebagian besar waktu umat Hindu di Bali dihabiskan untuk melaksanakan ritual-ritual suci keagamaan yang telah ada sejak dahulu kala. Dari pelaksanaan upacara itu, mencerminkan seni dan budaya Bali tetap dilestarikan oleh masyarakatnya selengkapnya