Artikel Terbaru

Meraih Kebahagiaan yang Lebih Tinggi

kategori: Artikel Baru
Menurut Veda, ada peningkatan bertahap dalam kebahagiaan seperti kita berevolusi dalam kehidupan: kebahagiaan duniawi, kebahagiaan jiwa, kebahagiaan spiritual. Di dunia ini, kita bernyanyi, menari, minum, menikmati, makan, melakukan segala yang kita bisa. Semua kegembiraan ini disatukan bisa disebut satu jenis kebahagiaan. selengkapnya

Ciri-Ciri Manusia Bhakti

kategori: Artikel Baru
Chandogya Upanishad mengajarkan untuk melakukan pemujaan setiap hari saat raditya dina pagi hari, madya dina siang hari, dan sandhya dina sore hari. Senada dengan itu Sarasamuscaya 260 yang mengajarkan tentang Dasa Niyama Brata, salah satu darinya disebutkan Snana yang dijelaskan sebagai berikut: Sanana ngarania Tri Sandhya sevana mdyus rikalaning sandhya. Artinya: Snana namanya melakukan Tri Sandhya sebagai pemujaan dan mendyus saat sandhya. selengkapnya

Majapahit Dalam Sejarah

kategori: Artikel Baru
Masa kejayaan Majapahit berlangsung dalam era pemerintahan Hayam Wuruk. Masa sebelumnya, kejayaan Majapahit baru mulai mendaki ke arah puncaknya. Pada masa pemerintahan Ratu Tribhuwanottunggadewi (1328-1350 M), ibunda Hayam Wuruk, Majapatih mulai melebarkan pengaruhnya ke luar Jawa, antara lain ke Bali. Penyerangan ke Bali dipimpin oleh Mahapatih Gajah Mada dan saudara sang ratu dari daerah Minangkabau, yaitu Aryya Wangsadhiraja Adityawarman. selengkapnya

Mari Merayakan Kemenangan Dharma

kategori: Artikel Baru
Di tengah bergelimang prestasi yang melingkupi hidupnya Kadek masih menyisakan sedikit kegalauan dalam hatinya. Ganjalan dalam hatinya tersebut terutama muncul menjelang Hari Raya Galungan, hari yang selama ini dimaknainya sebagai hari kemenangan, yaitu kemenangan Dharma melawan Adharma. selengkapnya

Keadilan

kategori:
Keadilan mengandung pengertian bahwa setiap orang memiliki hak yang sama, terutama dalam hal kesempatan berusaha, pendidikan, hukum, hidup layak dan lain sebagainya. Keadilan semestinya sebagai panglima dalam kehidupan. Hal ini akan dapat terwujud, apabila keadilan dilaksanakan tanpa harus membedakan klasifikasi dan status sosial. Keadilan sepatutnya dilaksanakan terbebas dari ruang, waktu dan keadaan. Apabila kita maknai keadilan sebagai panglima kehidupan, sungguh hidup ini akan indah sekali, karena penegakan hak asasi manusia benar-benar terwujud. selengkapnya

Pendidikan Yang Bernuansa Hindu

kategori: Artikel Pilihan
Tujuan hidup menurut agama Hindu sebagaimana diuraikan dalam Brahmana Purana 22845 adalah; tubuh adalah suatu alat untuk mencapai Dharma, Artha, Kama dan Moksa atau disebut pula Catur Purusan Artha yang berarti empat tujuan hidup umat manusia tersebut diatas yang terjalin satu dengan yang lain yang mewujudkan satu yang utuh. selengkapnya

Tipe Tamasika Dari Prakerti

kategori: Artikel Baru
Menurut Ayurweda mental manusia terbagi atas 3 tipe. Ketiga tipe ini adalah satwika prakrti, rajasika prakrti, dan tamasika prakrti. Ketiganva terbagi lagi atas beberapa sub-tipe. Pada tipe tamasika prakrti terbagi atas 3 sub-tipe, yaitu 1). tipe pasava, 2). tipe matsya, dan 3). vanaspatya. Untuk mengenal lebih rinci lagi tentang tipe mental manusia ini akan dijelaskan sebagai berikut. selengkapnya

Maja dan Mada

kategori: Artikel Pilihan
Majapahit dan Gajah Mada begitu dikenal luas. Majapahit adalah kerajaan besar yang menyatukan Nusantara, sementara Gajah Mada adalah patih kerajaan Majapahit dengan sumpahnya yang terkenal, sumpah Palapa, sumpah yang dimaksudkan untuk menyatukan Nusantara pula. selengkapnya

Diperlukan Jnanavan Lahir dan Batin

kategori: Artikel Baru
Apa sesungguhnya hakikat Jnanavan sesuai sumber suci Bhagawadgita. Jnanavan adalah orang yang bijaksana. Bisa pula diartikan orang yang arif, orang yang berbudi pekerti yang luhur, orang yang memiliki sraddha dan bhakti, orang yang memiliki tatakrama dan berkesabaran. Tentu dalam hal ini bahwa Jnanavan adalah bagaimana seseorang yang hidup di jagat raya terlebih dalam kebersamaan ini, diperlukan adanya kepribadian yang siap dan handal secara lahir dan batin. selengkapnya

Kerajaan Majapahit Selayang Pandang

kategori: Artikel Baru
Pendiri kerajaan Majapahit adalah Raden Wijaya. Ia merupakan raja pertama Majapahit dengan gelar Kertarajasa Jayawardhana. Pada awalnya, pusat pemerintahan kerajaan Majapahit berada di daerah Hutan Tarik. Karena di wilayah tersebut banyak ditemui pohon maja yang buahnya terasa pahit, maka kerajaan Raden Wijaya kemudian dinamakan Majapahit. Raden Wijaya memerintah dari tahun 1293 M hingga 1309 M. selengkapnya