Artikel Terbaru

Di Bawah Sinar Purnama Kapat

kategori: Artikel Pilihan
Sastra Kawi merekam perjalanan musim dengan kalimat-kalimat yang mengesankan. Pada bulan Srawana (Kasa) musim terasa kering, pepohonan mulai kehi-langan kesegarannya, sehingga pada bulan Bhadrawada (Karo) yang dingin, pohon-pohon mulai terlihat gundul. Bulan Asuji (Ketiga) terasa panas, air sedikit, sungai-sungai ada yang mengering, burung kalang-kyan, menangis, jalan-jalan berdebu dan berbatu. Pada awal bulan Kartika (Kapat) hujan gerimis (riris) mulai turun, guruh terdengar di kejauhan, bunga beraneka warna mulai bermekaran. selengkapnya

Keagungan Karna Sebagai Ksatria dan Dermawan

kategori: Artikel Baru
Pada hari ke-17 perang besar Bharathayudha (Mahabharatha) mendekati usai, dengan kalahnya/robohnya Karna di medan perang. Para Pandawa bergembira merayakan kemenangan besar tersebut. Sebaliknya, Kaurawa merasa kehilangan harapan sama sekali, sebab Karna adalah kstria utama andalan mereka. Para Pandawa bersuka-cita atas kalahnya lawan berat mereka. Tetapi Krishna duduk terpisah dan tampak tenggelam dalam kesedihan. Arjuna datang mendekati┬Čnya dan bertanya , kenapa beliau merasa sedih pada hari yang seyogyanya mereka patut bersuka-cita dalam menyambut kemenangan. selengkapnya

Manfaat Dhatu dalam Pengobatan Ayurweda [2]

kategori: Artikel Baru
Logam pada umumnya jarang digunakan sebagai bahan ramuan obat. Menurut Ayurveda logam digunakan dengan cara pengolahan khusus sehingga terbentuk bhasma. Bhasma ini merupakan bentuk logam yang terbebas dari racun sehingga dapat digunakan sebagai ramuan obat. Dhatu atau logam yang paling sering digunakan adalah swarna (emas), tara (perak) tamra (tembaga), vanga (timah putih), naga (timah hitam) logam genta (ritika), kamsya (kuningan), dan loha (besi) yang dikenal dengan nama Astha dhatu. selengkapnya

Ibu Bhumi

kategori: Artikel Pilihan
Bhumi disebut sebagai Ibu, sedang langit disebut sebagai ayah. Maka lahirlah istilah ibu pretiwi, bapak angkasa. Begitu penghormatan yang diberikan kepada pretiwi, dan ia sering dipakai contoh sebagai simbol kesabaran, kasih sayang yang tidak pernah berakhir. selengkapnya

Budaya Kreativitas Umat Hindu

kategori: Artikel Pilihan
Bali yang sebagian besar penduduknya beragama Hindu, telah terkenal ke pelosok Nusantara, dan dunia. Selain karena panorama alamnya yang sangat menakjubkan, juga karena budaya kreativitas masyarakatnya yang sangat tinggi. Dari aspek produksi, sampai saat ini kehidupan masyarakat Bali diliputi oleh dua pola produksi, yakni produksi pertanian dan produksi non-pertanian. selengkapnya

Quo-vadis Ekonomi Kreatif Hindu

kategori: Artikel Pilihan
Pada 2006, Presiden Susilo Bambang Yudoyono (SBY) menginstruksikan untuk me-ngembangkan ekonomi kreatif di Indonesia. Agar gampang dikontrol, dan tentu saja terstruktur, Departemen Perdagangan (kini Kementerian Perdagangan) segera menggagas IDP atau Indonesia Design Power yang kemudian diperkuat dengan peluncuran Studi Pemetaan Kontribusi Industri Kreatif Indonesia saat Trade Expo Indonesia pada 2007. Selang setahun, pada 2008 di-launching Cetak Biru Pengembangan Ekonomi Kreatif Indonesia 2025 dan Cetak Biru Pengembangan 14 Subsektor Industri Kreatif Indonesia. selengkapnya

Widya dan Wisa

kategori: Artikel Pilihan
Apakah ilmu pengetahuan (widya) bisa menjadi racun (wisa). Demikian halnya dengan makanan (bhojana)? Kitab kakawin Xitisastra menyuratkan bahwa ilmu pengetahuan adalah bagaikan racun bagi mereka yang tidak tekun dan malas; makanan kalau tidak baik dalam pencernaan akan menjadi racun dan menyebabkan orang sakit; bagi orang miskin dan menderita, pertemuan bagaikan racun dan menyakitkan; dan bagi orang-orang tua renta seorang gadis adalah racun dan tidak menyenangkan menyebabkan kesusahan saja. selengkapnya

Artha Lan Niratha

kategori: Artikel Baru
"Artha" dan "Nirartha", dua istilah yang beroposisi dalam lingkaran perspeksi religius (the circle of religous perspection) manusia Hindu. Kedua istilah itu menjadi oposisi biner yang secara struktural memadah dalam diri manusia. Betapa tidak, apakah anda ingin dipuji karena begitu banyaknya harta yang anda timbun? Atau anda ingin dipuji karena sifat anda nirartha, tak hirau akan harta benda? Bekerja tanpa menghiraukan hasil? Atau mau bekerja kalau hasilnya banyak? Sudah nadar-nya manusia mengharapkan puja-puji. selengkapnya

Manfaat Dhatu dalam Pengobatan Ayurweda

kategori: Artikel Baru
Logam pada umumnya jarang digunakan sebagai bahan ramuan obat. Menurut Ayurveda logam digunakan dengan cara pengolahan khusus sehingga terbentuk bhasma. Bhasma ini merupakan bentuk logam yang terbebas dari racun sehingga dapat digunakan sebagai ramuan obat. Dhatu atau logam yang paling sering digunakan adalah swarna (emas), tara (perak) tamra (tembaga), vanga (timah putih), naga (timah hitam) logam genta (ritika), kamsya (kuningan), dan loha (besi) yang dikenal dengan nama Astha dhatu. selengkapnya

Yoga dan Bhoga

kategori: Upacara
Ada tradisi yang patut mendapat perenungan dalam masyarakat, yaitu bahwa tidak boleh mengganggu orang yang tengah tidur, demikian juga ketika orang sedang makan. Bahwa tidur menjadi pembahasan yang mendalam di dalam tradisi Hindu, termasuk tahapan-tahapannya, sampai pada tidur tanpa mimpi. Demikian juga makan sebagai penikmatan atas bhoga menjadi sangat dihargai tinggi, karena di sana terjadi penikmatan rasa. Tradisi tersebut juga menyatakan bahwa tidur maupun makan sesungguhnya adalah proses yoga, oleh karena itu situasi itu harus dijaga dan jangan diganggu. selengkapnya