Artikel Terbaru

Kala dan Mala

kategori: Artikel Pilihan
Cerita tentang Kalarahu cukup populer dalam masyarakat. Cerita yang bersumber dari kitab Adi Parwa, kitab pertama dari delapan belas kitab yang membangun Mahabharata, menceritakan Kalarahu menaruh dendam kepada Surya dan Candra, karena keduanya menjadi saksi atas perbuatannya ikut meminim Amreta bersama para Dewa. Ketika Amreta baru berada di kerongkongannya ia lalu dipenggal oleh Dewa Wisnu atas pemberitahuan dari Surya dan Candra. selengkapnya

Memahami Dharma Gita Dalam Sistem Nilai Agama Dan Budaya Hindu [2]

kategori: Artikel Pilihan
Dalam perhelatan tualang angkah kita yang makin jauh menjelajahi ranah zaman Kali hingga ke gerbang milenium ketiga ini, maka berarti sejauh itu pulalah dharma gita (kidung dharma/religius) dikidungkan dalam bioritmis hidup dan kehidupan. Bahkan, gita dharma ini yang secara kosmologis an sich akan bersifat ad infinitum manakala kehidupan itu sendiri meniadakan hidup kita. selengkapnya

Sistem Hukum dalam Arthasastra [2]

kategori: Artikel Pilihan
Dalam suatu teks Arthasastra dinyatakan bahwa seorang raja yang melaksanakan tugasnya melindungi masyarakat secara adil dan sesuai dengan ketentuan hukum, maka ia akan masuk surga. Sebaliknya, mereka (para pemimpin, termasuk dalam pengertian ini adalah para hakim atau mereka yang menjalankan tugas mengadili atau memberikan keadilan kepada masyarakat; Pen) selengkapnya

Widura Niti [3]

kategori: Artikel Pilihan
Telah terbukti di atas dunia ini, bahwa keluarga diselamatkan oleh keluarga, tetapi sebaliknya juga keluarga dihancurkan pula oleh keluarga. Mereka yang berkebajikan akan menyelamatkan keluarga dari bahaya, sedangkan mereka yang tak berkebajikan menjerumuskan ke dalam bahaya, Paduka Sri Maharaja adalah keturunan Kuru yang tertua. Kalau Pangeran Duryodhana melancarkan sesuatu yang buruk terhadap putera-putera Pandu, adalah tugas kewajiban Paduka Sri Maharaja untuk mencegah perbuatan itu. Benda hilang kalau dibuang ke dalam laut. Kata-kata hilang percuma kalau ditujukan kepada orang yang tidak suka mendengarkan. Tatwa-tatwa hilang percuma bagi mereka yang tidak waras jiwanya, orang lemah setiap waktu memberi ampun. selengkapnya

Evolusi Pemujaan Siwa-Buddha di Jawa [2]

kategori:
Migrasi Buddhisme ke daratan-daratan di wilayah Asia Tenggara, termasuk Indonesia, merupakan sebuah fenomena yang sangat penting, karena ia tidak hanya secara kuat telah mempengaruhi kehidupan dan pikiran begitu banyak umat manusia yang hidup di wilayah ini, tetapi bahkan ia sekarang berkembang dalam beberapa wilayah yang terbatas di Indonesia, tetapi ia merupakan sebuah kekuatan yang lemas di Asia Tenggara lainnya, walaupun sia-sia masa lalunya dapat dilihat pada semua tempat penting di wilayah ini. selengkapnya

Batur Dan Baturenggong

kategori: Artikel Baru
Pura Batur yang berada di kaki Gunung Batur dan juga di tepi Danau Batur adalah Pura Agung yang begitu indah, yang juga menjadi sungsungan Umat Hindu di Bali khususnya. Pura besar ini ternyata sempat mendapat bencana, diguyur oleh lahar Gunung Batur. Hampir tak tersisa karena dahsyatnya bencana itu, kecuali yang tersisa adalah kori agung pura itu di tengah-tengah hamparan lahar yang berbukit-bukit. Maka Pura baturpun kemudian dibangun di tempat yang baru, di atas sekaligus di tepi jalan besar Kintamani. Sungguh kita telah kehilangan Pura dengan arsitekturnya yang megah, yang terbangun di sebuah tempat (yang sangat indah, yang pada masanya sangat sulit dijangkau kecuali dengan dorongan ikthiar yang kuat. selengkapnya

Hinduisme dan Buddhisme di Indonesia [3]

kategori: Artikel Baru
Kekuasaan raja-raja dinasti Syailendra yang menjadi penguasa utama di Jawa antara tahun 778 dan pertengahan abad 9, yang menghasilkan tersebarnya agama Buddha antara akhir abad 8 dan awal abad 9. Bangunan yang paling berkesan dan yang menjadi saksi atas penyebaran ajaran Buddha ini adalah Borobudur, monumen Buddha Mahayana yang teragung di Indonesia, bentuk ajaran Buddha di mana Dinasti Syailendra menandai perannya. Borobudur, yang sempurna berdiri sekitar tahun 830 diklasifikasikan sebagai sebuah stupa, sebuah struktur Buddhis yang dibangun melalui bentuk fisik atau tekstual yang menjabarkan ajaran Buddha. selengkapnya

Pemikiran Bijak Ajaran Tantra [2]

kategori: Artikel Baru
Di antara orang-orang kebanyakan terdapat sebuah kesalahpahaman secara umum tentang Tantra dan Tantrika; adalah sangat diyakini bahwa di dalam pelaksanaan pengalaman ajaran Tantra seseorang menggunakan rumus mistik atau Mantra, memuja roh-roh halus dan dewa-dewa mistik, dan sebagai hasilnya mendapatkan kekuatan-kekuatan gaib dan pengalaman-pengalaman aneh. selengkapnya

Pemikiran Upanisad [2]

kategori: Artikel Pilihan
Jika di dalam bagian mantra dan brahmana benih-benih filsafaf masih belum nampak jelas, maka pada bagian upanisad pemikiran-pemikiran spekulatif para rsi telah memulai memperliahatkan pencarian kedalam, sehingga perhatian kepada agama-agama yang bersifat eksternal tidak lagi dilakukan. Zaman ini tidak lagi zaman local dengan segala aturan dan kompleksitasnya, tetapi sebuah zaman reflektif dan kontemflatif. selengkapnya

Kerangka-Kerangka Pemikiran Hindu [2]

kategori: Artikel Baru
Segenap kebudayaan, sebagaimana bahasa-bahasa yang dihubungkan dengan mereka mengungkap, telah melakukan percobaan-percobaan untuk mengubah pengalaman-pengalaman hidup mereka menjadi pemikiran-pemikiran dan menjadi gambar-gambar dunia simbolis yang masuk akal. Kebudayaan India pun telah melakukannya lebih dari pada terlebih dari yang lainnya. selengkapnya