Artikel Terbaru

Kepercayaan dan Perbuatan

kategori: Artikel Baru
Kata semboyan bagi semua makhluk, terutama dalam kamus peradaban manusia baik, bukanlah "Aku"melainkan "Engkau". Siapa yang akan memperdulikan apakah ada sorga ataupun neraka, siapa yang akan memperdulikan apakah dalam badan ini ada jiwa ataukah tidak ada jiwa, siapakah yang akan memperdulikan kalau disana ada keadaan kekal atau tidak kekal? Ini dunia kita, dunia saudara dan dunia kami, yang penuh dengan serba derita. Terjunlah kedalam dunia ini seperti Sang Buddha telah berbuat, dan berdayalah untuk mcngurangi penderitaan-penderitaan ini, atau mati didalam usaha tersebut. selengkapnya

Sang Hyang Kumara: Sebuah Kajian Mitos

kategori: Upacara
Agama Hindu sebagai agama wahyu pada hakikatnya memuat konsep-konsep kebenaran yang hakiki. Konsepsi itu dituangkan dalam kitab-kitab suci, baik dalam bentuk kakawin maupun tutur. Di samping itu bagi umat Hindu di Bali, cara yang lazim juga digunakan sebagai usaha menjembatani diri mereka dengan kebenaran yang tertinggi (Tuhan) adalah melalui yadnya. Agama Hindu yang sekarang diwarisi di Bali adalah sebuah perpaduan akulturatif antara tradisi kecil (budaya Bali) dengan tradisi besar (Hindu) yang datang dari India. Oleh karena itu agama Hindu merupakan hasil akulturasi maka beberapa tradisi lokal masih tetap bertahan hingga saat ini. Masuknya agama Hindu lebih banyak bersifat mempermulia apa yang telah ada di Bali. selengkapnya

Startegi Pembelajaran Agama Hindu "Pesan Kepada Guru Agama Hindu"

kategori: Artikel Pilihan
Salah satu fungsi guru adalah meningkatkan mutu dan kwalitas pembelajaran yang diterapkan dalam kegiatan proses belajar dan mengajar dengan mengembangkan dan menganalisa kurikulum yang berlaku. Pembelajaran merupakan upaya atau usaha dalam menerapkan sistem proses belajar dan mengajar, yakni perangkat obyek-obyek yang terdiri dari komponen-komponen yang saling bergantung. Dalam menganalisa situasi penerapan kegiatan proses pembelajaran di Sekolah Menengah, maka pemanfaatan komponen-komponen yang perlu ditingkatkan oleh seorang guru Pendidikan Agama Hindu dalam melaksanakan tugasnya selengkapnya

Kesehatan Mental Dari Perspektif Sosial Budaya

kategori: Artikel Baru
"Atmanam Moksartham Jagaddhitayaca" adalah tujuan hidup manusia; Artinya, bahwa tujuan hidup di dunia ini adalah untuk mendapat Jagaddhita dan Moksa. Jagaddhita, berarti kedamaian jagat (dunia) kedamaian umat manusia, kesejahteraan rakyat, dan sebagainya. Moksa, berarti kesempurnaan hidup, ketentraman rohani, ketenangan jiwa, kebahagiaan batin, kehidupan abadi yang suci, manunggalnya roh dengan Tuhan Sang Pencipta. selengkapnya

Mahavrata: Sumpah Universal Nan Agung

kategori: Artikel Baru
Dengan hadirnya kamantapan Ahimsa, rasa permusuhan tidak punya tempat berpijak (vairatyaga). Dengan hadirnya kemantapan Satya, ketulusan di dalam menyerahkan kerja dan hasilnya dimungkinkan (phalasra-yatvam). Dengan hadirnya kemantapan. Asteya, semua "kekayaan" mendekat dengan sendirinya bagi sang yogi. Dengan hadirnya kemantapan Brahmacarya, semangat spiritual yang kuat (virya) diperoleh. Dengan hadirnya kemantapan Aparigraha, muncullah pemahaman yang baik tentang proses kelahiran manusia (janma kathamta) (YogaSutra II46-48). selengkapnya

"Tumpek Uduh", Menyayangi Tumbuhan Secara Sempurna

kategori: Hari Suci
Sebagian besar literatur Veda mengajarkan kecintaan pada lingkungan dan hidup harmoni dengan alam sekitar. Para orang suci seperti Resi, Yogi dan lain-lain, selain dalam kesehariannya mengadakan pencarian spiritual, juga tekun dan tulus mendoakan agar alam lingkungan tetap indah, subur, dan damai. Hal itu menunjukkan bahwa keharmonisan hidup bersama alam tidak dapat dipisahkan dari hidup, praktik, dan tujuan agama atau spiritual. selengkapnya

Kesadaran Adalah Segalanya

kategori: Artikel Baru
Di mana pun Anda pergi, Anda akan disertai oleh pagar betis-pikiran Anda, emosi, indra dan tubuh dan Anda selalu di pusat entitas. Sivaisme memberitahu kita di Spanda Karikas, 1.6-8, bahwa indra ada dalam diri mereka sendiri, seperti buah catur, dan hanya memperoleh energi dari Tuhan. Gambar ini dari Tuhan atau Diri di pusat dikelilingi oleh rombongan Shaktis. Dalam arti tujuan Sivaisme adalah untuk membuat kita menyadari posisi ini: Diri sebagai sumber selalu menjadi pusat dari semua pengalaman. selengkapnya

Yoga untuk Pendidikan Spiritual

kategori: Artikel Baru
Tujuan hidup menurut agama Hindu sebagaimana diu-raikan dalam Brahmana Purana adalah: tubuh adalah suatu alat untuk mencapai Dharma, Artha, Kama, dan Moksa atau disebut Catur Purusa Artha yang berarti empat tujuan hidup umat manusia tersebut di atas yang terjalin satu dengan yang lain yang mewujudkan suatu yang utuh. Untuk mencapai tujuan hidup tersebut di atas selanjutnya antara lain diajarkan jalan yang sepatutnya ditempuh, yaitu Catur Marga yaitu Bakti Marga, Jnana Marga, Karma Marga dan Raja marga. Jalan ini yang sepatutnya ditempuh umat secara seimbang, harmonis dan terpadu untuk mencapai tujuan hidup tersebut di atas. Untuk bisa mencapai catur marga tersebut sepatutnya melalui pendidikan, latihan (sadhana). selengkapnya

Upanayana dalam Penerapan Brahmacari Asrama

kategori: Artikel Baru
Dalam proses awal pembelajaran yang dilaksanakan secara formal semestinya dilaksanakan suatu upacara yang disebut Upanayana. Upacara ini dilaksanakan bagi seorang anak yang mulai memasuki masa Brahmacari Asrama (masa belajar menuntut ilmu pengetahuan). Upanayana merupakan wujud dari peningkatan status seseorang (siswa) ke tingkatan yang lebih tinggi dalam artian mereka dilahirkan untuk kedua kali secara spiritual dalam menuntut dan mempelajari ilmu pengetahuan yang lebih menekankan pada pembinaan mental dan moralitas. selengkapnya

Memupuk Nilai-Nilai Kemanusiaan

kategori: Artikel Pilihan
Dewasa ini manusia merasa bangga karena telah menguasai berbagai cabang ilmu pengetahuan dan mempelajari sejumlah buku. Namun, ia tidak berusaha memahami hakikat pendidikan. Kini pengetahuan hanya dibatasi pada aspek fisik dan duniawi; aspek moral, etis, dan spiritual telah iiabaikan. selengkapnya