Artikel Terbaru

"Swaha" Semoga 'sujati' Seijin Hyang Widhi

kategori: Artikel Pilihan
Hampir setiap doa dalam Hindu diakhiri dengan kata swaha misalnya: pernyataan kesiapan diri sebelum persembahyangan; Om prasadha sthiti sarira siwa suci nirmala ya namah swaha, permohonan penyucian tangan; Om Sudhamam swaha, penyucian bunga; Om puspa danta ya namah swaha, dan sebagainya. selengkapnya

'Gentingnya' Kepemimpinan Spiritual

kategori: Artikel Pilihan
Berbicara masalah kepemimpinan, selalu menarik dan juga tidak menarik untuk dibahas. Menarik karena pemimpin (bukan pimpinan) memegang peran sentral dalam menggerakkan orang-orangyang dipimpin dengan berbagai karakteristiknya, yang memerlukan seni pendekatan tersendiri sesuai dengan karakter orang yang dipimpin. selengkapnya

'Manajer' Pasraman "Sumbangan Pemikiran"

kategori: Artikel Baru
Tujuan pendidikan agama Hindu tidak terbatas pada transfer ilmu pengetahuan (knowledge transfer) semata-mata, karena sejalan dengan tujuan pendidikan nasional seperti disebutkan dalam UU Sisdiknas no. 20/2003, yakni untuk meningkatkan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, keceroasan, keterampilan, mempertinggi budi pekerti, memperkuat kepribadian dan mempertebal semangat kebangsaan agar dapat membangun manusia-manusia yang dapat membangun dirinya sendiri serta bersama-sama bertanggungjawab terhadap pembangunan bangsa, sehingga jelas bahwa arah dan strategi pendidikan nasional adalah terbinanya manusia-manusia Indonesia yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dengan memperhatikan aspek-aspek kecerdasan, keterampilan dan keahlian. selengkapnya

Sewaka Dharma

kategori: Artikel Baru
Sosok bayang-bayang yang tersentuh hujan kian mendekat tatkala kami bersimpuh di pelataran pura gunung memohon berkah Bhatara-Bhatari. Seorang Pamangku tua datang dari kegelapan memercikkan air suci. Air suci yang luluh bersama tetes anugerah langit bernama hujan. Ia tak gentar membawa kendi air suci, mungkin pengabdiannya mendidihkan semangat halau dingin dan hempas terjangan hujan. Ia tumpahkan hidup sebagai abdi Tuhan sekaligus pelayan umat. selengkapnya

Tirtha

kategori: Artikel Baru
Ada sejumlah mantra yang diucapkan dalam rangka pembuatan tirtha, diantarannya adalah mantra suci berikut: om Gangga Saraswati Sindu, Wipasa Kausi-kinadi, Jamuna mahasrestha Serayu sa Mahanadi, Om Gangga dewi mahapunya, Ganggasa-hasranedhini, Gangga-tarangga-samyukte, Gangga dewi namo-stute, Om Gangga mahadewi tad-upamamrtanjiwani, Ungkarasara bhuwana-padamrta-manohara, Om utpatika sura-sanca, utpati tawa ghoras ca, Utpeti sarwa-hitanca, utpawiwa sriwahinam. selengkapnya

Manggala Baru, Paradigma Baru

kategori: Artikel Baru
Pemimpin lahir dari proses politik inheren dalam kebutuhan dan kepentingan sejarah. Hanya saja kebutuhan dan kepetingan tidak pernah muncul dengan wajah tunggal sehingga pemimpin pun tampil dengan beragam sebutan, seperti manggala, kepala, komandan, senopati, dan ketua. Setiap nama-rupa pemimpin mempunyai daya-upaya mencerminkan wawasan kepemimpinan lazimnya disebut paradigma. Idealnya memang manggala baru tampil dengan paradigma baru seiring dengan harapan-harapan baru. selengkapnya

Menghormati Makanan dalam Tradisi Veda

kategori: Artikel Baru
"Jangan pemah menunjukkan rasa tidak hormat pada makanan. Makanan adalah sumpah suci agama. Sesungguhnya nafas hidup adalah makanan, sedangkan badan jasmani merupakan pemakan dari makanan. Badan jasmani berada ajeg dalam napas hidup, dan napas hidup berada ajeg dalam badan jasmani. Makanan berada ajeg pada makanan. Ketika orang menyadari hal mi, bahwa makanan berada ajeg dalam makanan, maka ia berada mantap di jalan spiritual. Dia menjadi pemilik makanan dan menjadi orang yang merasakan rasa sejati makanan. Dia menjadi muha oleh keturunan, ternak, oleh kemuhaan Brahman, dan ia menjadi terkenal karena hakikatnya." selengkapnya

Kesempurnaan Maharesi Krsna-Dvaipayana Vyasa

kategori: Artikel Baru
Tersebutlah seorang Maharesi; tidak ada sesuatu pun yang beliau tidak ketahui, dipuja-puja oleh Triloka, mempunyai kemampuan untuk melenyapkan kegelapan pikiran seluruh makhluk. Beliau adalah putra Dewi Satyavati, dari pertemuannya dengan Bhagavan Parasara, yang terlahirkan di tengah-tengah (pulau kecil) Krsna-dvipa. Nama beliau adalah Bhagavan Byasa, yang sangat patut disembah, sebelum hamba memulai menyampaikan sari-sari ajaran suci karya beliau. selengkapnya

Menuju Hindu Bhawantu

kategori: Artikel Baru
Dharma adalah penghayatan kebenaran dalam kehidupan dan kekuatan untuk mengubah kealamiahan manusia sehingga menjadi beradab. Melalui pemahaman konsep dharma, Hindu membawa bentuk-bentuk dan aktivitas-aktivitas yang memertajam dan memertahankan kehidupan manusia. Manusia secara alamiah hidup dengan hasrat, nafsu, atau keinginan (kama). Dengan hasrat itu manusia mencapai segala yang ideal, yang paripurna (artha). selengkapnya

Manunggaling Kawula Lan Gusti

kategori: Artikel Pilihan
Bagi agamawan, persoalan Yang Ada itu jamak atau tunggal adanya bukanlah menjadi persoalan. Persoalan Tuhan sebagai Yang Ada telah selesai menurut keyakinan yang dite-rima melalui masing-masing kitab sucinya. Juga melalui otoritas orang suci yang dipercayai kebenaran pandangannya. Tidak demikian dengan para filsuf yang sejak dahulu kala senantiasa memusatkan perhatiannya pada persoalan hubungan antara yang tunggal dan yang jamak itu, persoalan hubungan kawula yang jamak itu dengan gusti yang tunggal. selengkapnya