Artikel Terbaru

Guru Bhakti Jalan Menuju Kebahagiaan

kategori: Artikel Baru
Setiap tanggal 25 November diperingati sebagai hari guru. Dalam kehidupan ini peran dan fungsi guru sangat pent-ing. Tanpa adanya guru, maka manusia masih terbelenggu dalam kehidupan yang diselimuti kegelapan (avidya). Disinilah guru memiliki peran dan fungsi strategis untuk me-lepaskan manusia dari keadaan yang paling menyengsarakan, yaitu kebodohan menuju pada kehidupan yang berpengetahuan (vidya). Dalam perkembangannya, ternyata peran dan fungsi guru dalam kehidupan sudah mulai terabaikan. selengkapnya

Bentuk Yadnya Bukan Hanya Ritual

kategori: Upacara
Secara terminologi kata yadnya berasal dari urat kata "yaj" yang berarti kurban suci atau persembahan. Dalam konteks Tri Kerangka Agama Hindu, istilah yadnya sering dipersamakan dengan upacara, sehingga menjadi upacara yadnya, dengan materi pokok berupa upakara (bebantenan) sebagai sarana persembahan yang biasanya disertai juga dengan acara persembahyangan. selengkapnya

Panca Sthiti Dharmaning Prabhu

kategori: Artikel Pilihan
Negara ini sedang butuh pemimpin yang berani, tegas, berintegritas, pekerja keras, kreatif dan inovatif. Artinya pemimpin yang mampu membawa perubahan positif bagi rakyatnya. Mampu menjadi tauladan bagi generasi peneras dan memberikan motivasi untuk kemajuan bangsa dan Negara. Tetapi di zaman sekarang mencari pemimpin yang ideal sangat sulit dilakukan. Apalagi adanya banyak kepentingan diluar dari tugas dan tanggung jawab seorang pemimpin. selengkapnya

Pencerahan Sang Bima Sena

kategori: Artikel Baru
Sang Bima adalah simbul kekuatan dan kesehatan. Ayurveda mendefinisikan kesehatan mental sebagai keadaan mental, intelektual dan spiritual kesejahteraan. Ayurveda telah berusaha untuk memeriksa setiap detail dari atribut pikiran dengan keberhasilan yang adil. Ayurveda menekankan pencegahan penyakit, peremajaan sistem tubuh kita, dan perpanjangan masa hidup. Selain itu, sehat menurut filospi China adalah gejala ketidakseimbangan antara unsur yin dan yang, baik antara manusia (mikrokosmos) dengan alam semesta (makrokosmos), maupun unsur-unsur yang ada pada kehidupan di dalam tubuh manusia sendiri. selengkapnya

Jnana Yadnya, Jalan Spiritual Para Pemikir?

kategori: Artikel Baru
Setiap makhluk hadir di du-nia kehidupan dengan kualitas iguna) yang berbeda-beda. Perbedaan-perbedaan itu hadir berdasarkan kualitas kenangan masa lalu {karma) masing-masing. Tugas utama masing-masing makhluk itu bukanlah untuk memertajam perbedaan itu, tapi sebaliknya, yaitu saling melengkapi demi kemenduniaan bersama. selengkapnya

Toya Anyar

kategori: Artikel Pilihan
Siklus air memperlihatkan bahwa matahari sebagai sumber energi telah dengan setia dan disiplin menyinari air laut yang sangat luas itu, air laut kemudian menguap karena sinar itu, menjadi awan, titik air dan hujan. Air hujan jatuh ke bumi, mengalir menjadi air tanah, danau, sungai dan akhirnya kembali ke laut. Sebagai sebuah sistem daur air ini senantiasa bergerak tanpa pernah henti, yang memberikan implikasi terhadap kesejahteraan ma-nusia di bumi ini. selengkapnya

Darmaning Ibu

kategori: Artikel Baru
Ibu menjadi sosok yang istimewa. Ibu kita hormati dan muliakan karena ibu yang melahirkan kita. Hanya ibu yang merasakan apa yang disebut "nyakit" waktu melahirkan kita. Begini disebutkan dalam Sarasamuscaya: Apan Iwih temen bwating ibu, sangkeng bwating lemah, katwangana, tar bari-barin kalinganya aruhur temen sang bapa sangke langit (sebab jauh lebih berat kewajiban ibu daripada beratnya bumi, karenanya patut dihormati beliau dengan sungguh-sungguh, tanpa ragu-ragu demikian pula lebih tinggi penghormatan kepada bapa daripada tingginya langit). selengkapnya

TUMPEK LANDEP: Antara Adu Gengsi dan Ketumpulan Nurani

kategori: Hari Suci
Bali sedang menikmati kemakmuran, memang. Bukti kemakmuran orang Bali itu bisa diamati dalam laku beragama mereka satu dasa warsa terakhir. Pura orang Bali kini tampak megah-megah. Upacara berskala besar dengan biaya ratusan juta dan milyaran rupiah pun begitu kerap digelar sepuluh tahun terakhir. Banyak orang Bali juga gemar matirtha yatra, bersembahyang ke berbagai pura di Bali, bahkan di luar Bali hingga Mancanegara. selengkapnya

Merawat Kebhinekaan

kategori: Artikel Baru
Sesungguhnya kebenaran yang diajarkan dalam masing-masing agama adalah kebenaran yang sama. Akan tetapi dalam kenyataannya kebenaran itu menjadi berbeda karena pandangan, pengalaman dan penafsiran yang berbeda-beda pula. Sebagaimana diilustrasikan dalam susastra Wrehaspati Tattwa tentang kisah Tiga Orang Buta Yang Sedang Meraba Gajah. selengkapnya

Menggagas 'Hindukonomi'

kategori: Artikel Pilihan
Sesungguhnya setiap kelahiran, seorang manusia membawa perannya masing-masing. Manusia yang telah melakukan perenungan secara mendalam dengan pikiran yang jernih akan bertanya, apa sesungguhnya yang menjadi tujuan hidupnya. Ada dua macam tujuan hidup manusia yaitu tujuan duniawi dan tujuan spiritual. Tujuan duniawi berupa harta benda sebagai penopang kehidupan ini, sedangkan tujuan spiritual, yaitu keinginan untuk bersatu kepada yang hakekat dan asal yang sesungguhnya. selengkapnya