Artikel Terbaru

Pagar Gaib Laksamana

kategori: Hari Suci
Setelah gagal merayu pria tampan yang ditemuinya di hutan belantara Dandaka, Sarpakanaka dengan tangisan yang dibuat2 menemui kakaknya, Rahwana, di balairung istana Alengka. Cintanya kini berubah menjadi benci, ia ingin kakaknya yang sakti mandraguna itu mewakili dirinya memberikan rasa sakit pada Laksmana, pria yang menolaknya dengan kasar itu. Mata bathin pria tampan itu mampu menembus penyamarannya meski ia telah mengubah wujudnya menjadi wanita cantik. selengkapnya

Mendulang Berlian Mahā Śivarātri dalam Kesederhanaan

kategori: Hari Suci
Siva Mahadeva selalu digambarkan dalam keadaan bermeditasi dengan kalungan raja ular Nagasesa di lehernya atau duduk dalam sikap memberkahi bersama Dewi Parvati. Perwujudan Siva-Parvati yang paling banyak dipuja di India Selatan dan di negara-negara Asia adalah Linga Yoni. Pada hari Maha Sivaratri, Siva Mahadeva dipuja dalam bentuk Siva Linga atau Linga Yoni. selengkapnya

'Kerajaan' Ashram Sang Mahatma

kategori: Artikel Baru
Guna pencariannya akan kebenaran, Mahatma Gandhi berinisiatif untuk mendirikan Ashram di pinggiran kota Ahmedabad, Gujarat, India. Pada awalnya Ashram ini bernama Satyagraha Ashram yang didirikan pada tanggal 25 Mei 1915 di Kocharab, sebuah bungalo milik Jivanlal Desai. Dua tahun kemudian, tepatnya pada 17 Juni 1917 Ashram dipindahkan dengan alasan Gandhi memerlukan lahan yang lebih luas untuk areal pertanian dan peternakan. selengkapnya

Falsafah Hidup Suku Dayak

kategori: Artikel Baru
Suku Dayak merupakan salah satu suku besar yang ada di Indonesia. Suku Dayak menempati hampir sebagian besar Pulau Kalimantan dan tersebar juga di Malaysia. Seperti suku-suku lain, suku Dayak juga memiliki ideologi yang mengikat mereka sebagai sebuah pandangan hidup. Layaknya Indonesia yang memiliki Bhinneka Tunggal Ika, suku Dayak juga memiliki ideologi Adil Ka'Talino Bacuramin Ka'Saruga Basengat Ka'Jubata. Sebuah ideologi yang dipegang teguh oleh para pemuka-pemuka adat dan diwariskan kepada generasi-generasi muda Dayak. selengkapnya

Ekonomi 'Swadeshi'

kategori: Artikel Pilihan
Gandhi merumuskan prinsip-prinsip dan hukum ekonomi yang tepat dengan mengacu pada ajaran-ajaran yang disarikan dari Kitab-kitab suci berbagai agama besar di dunia, bukannya berpegang pada risalah atau teori-teori ekonomi dari para ahli. Penolakan terhadap motif ekonomi murni (liberal), yaitu motif mementingkan kepentingan sendiri, dan penegasan pertimbangan faktor kemanusiaan, dalam ranah ekonomi, menurut Gandhi akan melahirkan dua prinsip dasar. selengkapnya

Keterpelajaran Membuahkan Ketundukan Hati

kategori: Hari Suci
Masih banyak dijumpai salah penulisan, pengejaan, dan juga pelafalan terhadap stotra pujian terhadap Dewi Sarasvati ini. Jika orang melihat di google, buku, majalah, surat kabar, dan lain-lain pun akan melihat masih ada kesalahan di sana-sininya. Semoga tulisan ini dapat memberikan kontribusi sedikit demi kemajuan pendalaman ajaran-ajaran suci Sanatana Dharma ke depan yang lebih baik lagi. selengkapnya

Siwaratri 'Alpa'

kategori: Artikel Baru
Umat Hindu meyakini malam paling gulita jatuh pada panglong ping 14/purwanining tilem sasih kepitu. Sehari sebelum Tilem Kapitu dalam putaran tahun Saka. Kala itu pemuja Siwa di Nusantara memperingati sebagai hari Siwalatri. Saat gelap gulita itulah Dewa Siwa dalam samadhi dipuja dengan keheningan, sembari berintrospeksi diri mendengarkan kidung suci, ada juga dengan laku tanpa ucap, tanpa tidur, tanpa makan dan minum sedikitpun. selengkapnya

Sungai Saraswati

kategori: Hari Suci
Setiap 210 hari sekali tepatnya pada hari Sabtu, keliwon, Watugunung umat Hindu di Indonesia merayakan hari suci Saraswati, sebagai hari turunnya ilmu pengetahuan. Pelaksanaan Saraswati biasannya dilakukan ditempat-tempat suci, geria, sekolah, kampus dan tempat lainnya sebagai wujud penghormatan umat Hindu kepada Ilmu Pengetahuan. Besok harinya dilanjutkan dengan perayakan Banyu Pinaruh yang dilaksanakan pada sumber-sumber air dan terutama pada pertemuan air (campuhan) yang dipercayai oleh umat Hindu sebagai tempat untuk melakukan melukat dan melakukan pebersihan lainnya karena tempat ini dipercayai sebagai tempat suci. selengkapnya

Kelembutan Mampu Menguasai Jagad

kategori: Artikel Baru
"Sura dira jayaningrat lebur dening pangastuti” adalah ungkapan bahasa Jawa yang paling saya sukai. Maknanya kurang lebih: Keberanian, kedigdayaan dan kekuasaan dapat dikalahkan dengan panembah. Segala sifat angkara, lebur dengan kesabaran dan kelembutan. Kata-kata bijak ini bisa kita baca dimana-mana, bahkan ditempel dimana saja, mungkin juga yang menulis atau menempel tidak terlalu paham artinya. selengkapnya